6 Alumnus La Masia yang Menggemparkan Dunia, Generasi Baru Siap Menyusul

Enam alumnus terunggul dari La Masia ini telah menciptakan kegemparan di seluruh dunia.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 04 Mei 2025, 00:01 WIB
Gambar - Gerard Pique, Andres Iniesta, dan Lionel Messi mengenakan jersey Barcelona (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Dunia patut bersyukur memiliki tim sekelas Barcelona. Dari klub ini, banyak pemain hebat yang telah menghiasi dunia sepak bola. Setiap aksi mereka selalu dinanti, dan pesona mereka mampu memikat banyak orang.

Barcelona, yang merupakan raksasa dari Spanyol, tidak hanya terkenal di tanah airnya dan Eropa, tetapi juga di seluruh dunia.

Seperti halnya klub-klub besar di Eropa, Barcelona memiliki akademi yang dikenal dengan nama La Masia. Akademi ini telah menjadi tempat pembelajaran yang luar biasa, dan sudah banyak talenta muda yang lahir dari La Masia.

Para pemain muda dari berbagai penjuru dunia rela meninggalkan rumah mereka untuk belajar sepak bola modern di La Masia. Dengan kata lain, La Masia merupakan jalan menuju kesuksesan dalam karier sepak bola.

Namun, tidak semua pemain yang lulus dari La Masia berhasil menembus tim senior. Banyak yang terpaksa berhenti di tengah jalan atau harus bersaing ketat dan mencari peluang di klub lain. Beberapa berhasil, tetapi ada juga yang menghilang dan terlupakan seiring berjalannya waktu.

Kendati demikian, kita masih beruntung dapat menyaksikan talenta luar biasa dari La Masia seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Gavi. Ketiganya telah membuktikan diri sebagai pemain kunci di bawah arahan pelatih Hansi Flick.

Selain ketiga pemain tersebut, terdapat enam alumnus terbaik La Masia lainnya yang telah menggemparkan dunia sepak bola:


1. Gerard Pique

Gerard Pique mengumpulkan empat trofi Liga Champions. Gelar pertamanya diraih saat bermain untuk Manchester United pada tahun 2008. Sementara itu, tiga trofi lainnya diperoleh bersama Barcelona.

Seperti halnya Fabregas, Gerard Pique juga merasakan daya tarik untuk berkarier di Inggris pada masa mudanya. Ia meninggalkan akademi Barcelona pada tahun 2004 dan bergabung dengan Manchester United. Namun, pada tahun 2008, Pique memutuskan untuk kembali ke klub yang membesarkannya dan tetap bertahan hingga pensiun 14 tahun kemudian.

Pemain bertahan ini menjadi sosok kunci di lini belakang Barcelona, menjalin kemitraan yang solid dengan beberapa rekan setimnya selama bertahun-tahun, seperti Carles Puyol dan Javier Mascherano. Sepanjang kariernya di klub tersebut, ia telah tampil sebanyak 616 kali dan berhasil meraih gelar La Liga, Copa del Rey, serta Liga Champions, masing-masing tidak kurang dari tiga kali.

Lanjut Baca:

Sergio Busquets telah menghabiskan karirnya di lini tengah Barcelona selama satu generasi, dan sangat sulit untuk membayangkan sosok lain yang lebih cocok untuk mengisi posisi tersebut. Dengan ketenangan, kecerdasan, dan penguasaan bola yang luar biasa, pemain asal Spanyol ini mampu menghadapi tekanan dengan baik, sehingga mempercepat pergerakan bola ke area serangan tanpa adanya penundaan yang tidak perlu. Pada musim panas 2023, gelandang andalan ini memutuskan untuk meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Inter Miami, di mana ia akan kembali bermain dengan rekannya, Lionel Messi. Mungkin butuh waktu beberapa tahun bagi klub tersebut untuk menemukan pemain akademi yang sebanding dengan kualitas Busquets. Ia telah meraih segalanya bersama Barcelona dan pasti akan dikenang sebagai salah satu legenda klub tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya