Liputan6.com, Jakarta - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau lebih dikenal dengan nama MR DIY. mencatatkan kenaikan pendapatan 57% year on year (YoY) pada kuartal I 2025 menjadi Rp 1,8 triliun. Kenaikan pendapatan ini didorong oleh peningkatan jumlah transaksi dan ekspansi toko baru yang berkelanjutan.
Dari pendapatan tersebut, Laba bersih MR DIY naik 160% YoY menjadi Rp 226 miliar di kuartal I 2025 dengan peningkatan margin laba setelah pajak sebesar 5,0 pp. ke level 12,5%. Angka ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam meningkatkan efisiensi dan optimalisasi margin.
Advertisement
Direktur Utama MR DIY Edwin Cheah menjelaskan, di tengah kondisi makroekonomi yang dinamis, MR DIY terus menunjukkan ketangguhan bisnis dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang solid. Hal ini mencerminkan strategi, model bisnis, serta kemampuan beradaptasi Perseroan menghadapi iklim industri ritel yang dinamis.
“Kami memasuki tahun 2025 dengan momentum kuat, berkat implementasi strategi bisnis yang disiplin dan ekspansi yang dijalankan secara strategis. Seiring dengan bertumbuhnya jangkauan kami di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah dengan akses terbatas terhadap layanan ritel modern, kami tetap berkomitmen untuk memberikan nilai tambah, aksesibilitas serta dampak positif jangka panjang kepada lebih banyak keluarga di Indonesia,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Minggu (4/5/2025).
MR DIY mencatatkan pencapaian monumental atas dibukanya toko ke 1.000 di Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Februari 2025. Dengan tambahan 63 toko baru pada Q1 2025, jumlah toko MR.D.I.Y. Indonesia yang beroperasi mencapai 1.021 toko. Capaian ini memastikan perusahaan telah di jalur yang tepat untuk mencapai target setidaknya 270 toko baru pada 2025.
Kota Tier 2 dan 3
Dalam melakukan ekspansi, MR.D.I.Y. Indonesia berfokus pada peningkatan aksesibilitas dengan memprioritaskan wilayah yang belum terlayani, termasuk kota - kota tier 2 dan 3, untuk memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap perlengkapan rumah tangga yang lengkap dan berkualitas.
Dengan tingkat penetrasi industri yang masih rendah serta luasnya potensi pasar di sejumlah wilayah, MR.DI.Y. Indonesia melihat peluang besar untuk terus melakukan ekspansi, guna memperkuat arah pertumbuhan jangka panjang perseroan.
Seiring pertumbuhan jumlah toko, MR.D.I.Y. Indonesia terus meningkatkan hubungan dan interaksi aktif dengan pelanggan, termasuk memanfaatkan momentum penting seperti Ramadan dan Idulfitri, yang dicapai melalui penawaran produk dan layanan yang disesuaikan dengan perubahan kebutuhan pelanggan.
Upaya ini juga didukung oleh strategi promosi yang dikurasi serta peningkatan pengalaman berbelanja di setiap jaringan toko.
Fundamental Solid dan Pertumbuhan yang Bertanggung Jawab
MR.D.I.Y. Indonesia terus menunjukan kinerja operasional yang sehat. Perseroan mencatatkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 91% menjadi Rp304 miliar, menegaskan posisi likuiditas MR.D.I.Y. Indonesia yang solid.
Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil menambahkan, kinerja keuangan kami merefleksikan kekuatan model bisnis serta kedisiplinan dalam eksekusinya. Pada kuartal I 2025 Perseroan mencatatkan gearing ratio yang sehat sebesar 0,4x dan Return On Equity (ROE) sebesar 34%, mencerminkan efektivitas pengelolaan modal serta profitabilitas berkelanjutan.
"Kami terus memperkuat rantai pasok dan produktivitas toko untuk memastikan pertumbuhan yang efisien sekaligus mempertahankan standar layanan,” tutur dia.