Buntut Besi JPO Cakung Dicuri, Pemprov DKI Bakal Pasang CCTV

Selain itu, pihaknya juga sudah memasang CCTV di enam titik sekitar Mal Bassura sebagai upaya mitigasi tindakan tawuran.

oleh Tim NewsDiterbitkan 02 Mei 2025, 17:04 WIB
Penampakan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. (Dok. Tangkapan Layar Akun X @kotajaktim)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menyebut, pengamanan Jalan Penyebrangan Orang (JPO) di Cakung hingga Jalan Raya Bekasi akan dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV).

"Iya memang konsepnya ke depan, Pemprov DKI akan concern dengan CCTV. Di seluruh area, dan di titik-titik yang rawan, di wilayah itu akan dikuatkan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat (2/5/2025) seperti dilansir Antara.

Pemasangan CCTV, lanjut dia, dapat memperkuat pusat kendali (command center) yang ada di wilayah Jakarta Timur. Sehingga, pemangku kepentingan terkait (stakeholders) dapat lebih aktif memantau situasi di setiap wilayah.

Selain itu, pihaknya juga sudah memasang CCTV di enam titik sekitar Mal Bassura sebagai upaya mitigasi tindakan tawuran.

Prioritas pemasangan CCTV yang di kawasan rawan tawuran itu sekaligus menjadi koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Timur.

Menurut Iin, dengan pemasangan CCTV ini dapat membantu pihaknya memonitoring situasi di sekitar Mal Bassura yang seringkali menjadi lokasi tawuran.

"Di Bassura ya kita sudah memasang CCTV untuk pengamanan potensi tawuran di wilayah tersebut nantinya ini akan menjadi concern Pemerintah Provinsi DKI secara keseluruhan, apalagi kita akan mendukung Jakarta Kota Global," ucap Iin.

 

Perbaikan 1-2 Bulan

Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta memperkirakan perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tipar Cakung, Jakarta Timur yang rusak, selesai dalam waktu satu hingga dua bulan.

"Saat ini, kami telah memulai pengerjaan perbaikan JPO Tipar di Cakung, Jakarta Timur. Kami perkirakan perbaikan ini akan memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Bina Marga Jakarta Wiwik Wahyuni, Senin (28/4).

 

Belum Bisa Digunakan

Wiwik menyebut, JPO tersebut tidak dapat digunakan terlebih dahulu, selama pihaknya melalui Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota (PSUK) melakukan perbaikan.

Proses perbaikan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pasukan Kuning Bina Marga.

Infografis Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan. Source: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya