Prabowo Akan Pertemukan 150 Pimpinan Buruh dan Perusahaan di Istana Bogor

Nantinya, dalam pertemuan itu pimpinan perusahaan dan buruh akan duduk bersama. Prabowo tak ingin perusahaan semakin kaya tapi pekerjanya tidak hidup layak.

oleh Tim NewsDiterbitkan 01 Mei 2025, 15:53 WIB
Hadir dalam perayaan Hari Buruh Internasional 2025, Presiden Prabowo sempat melepas kemeja sebagai bentuk dukungan kepada kaum buruh. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

 

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat akan mempertemukan 150 pimpinan perusahaan dan 150 pimpinan buruh. Pertemuan itu nantinya digelar di Istana Bogor, Jawa Barat.

"Dalam waktu deket, saya akan mengadakan suatu pertemuan di Istana Bogor 150 pimpinan buruh akan saya pertemukan dengan 150 pemimpin-pemimpin perusahaan," kata Prabowo saat pidato pada hari peringatan buruh di Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Nantinya, dalam pertemuan itu pimpinan perusahaan dan buruh akan duduk bersama. Prabowo tak ingin perusahaan semakin kaya tapi pekerjanya tidak hidup layak.

"Kita akan duduk bersama saudara saudara, tidak boleh mau kaya sekaya kayanya sendiri, tanpa mengajak pekerja pekerja hidup dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah tidak tinggal diam untuk membantu rakyat yang sulit. Prabowo menyebut, negara sudah menggelontorkan ratusan triliun rupiah untuk memberi bantuan.

"Tapi negara juga tidak tinggal diam kami berjuang memberi pelayanan kesehatan kita memberi subsidi listrik bantuan tunai langsung, total biaya yang kita gelontorkan 500 triliun ini terus kita jaga agar rakyat kita tidak menderita," pungkasnya.

 

Prabowo Janji Hapus Outsourcing

Terakhir kali Presiden RI menghadiri aksi hari buruh terjadi tepat 60 tahun lalu pada perayaan hari buruh tahun 1965 yang dihadiri oleh Presiden Soekarno. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan saat Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Kamis (1/5/2025). Di hadapan ribuan buruh, Prabowo berjanji akan menghapus sistem outsourcing.

Prabowo mengatakan dirinya akan meminta Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional untuk membuat kajian untuk menghapus sistem outsourcing. Dewan tersebut akan diisi oleh semua pimpinan serikat buruh di Indonesia.

"Saya juga akan meminta dewan kesejahteraan nasional ingin segera menghapus outsourcing," kata Prabowo saat peringatan Hari Buruh Internasional di Monas Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Namun, kata dia, para buruh juga harus realistis dan menjaga kepentingan para investor. Prabowo menyebut para buruh tak dapat bekerja apabila para investor tak membangun pabrik di Indonesia.

"Tapi kita juga realistis harus menjaga kepentingan para investor, kalau mereka tidak ada investasi, tidak ada pabrik, maka kalian tidak kerja," jelasnya.

Untuk itu, dia mengajak para buruh bekerja sama dengan investor. Prabowo menyampaikan dirinya akan mempertemukan 150 pemimpin perusahaan di Indonesia dengan pimpinan buruh di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat.

"Saya akan katakan kepada para pengusaha tidak boleh kaya sekaya-kayanya sendiri tanpa mengajak pekerja hidup dengan baik," ujar Prabowo.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

Infografis

Infografis Tuntutan dan Alasan Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya