Profil Letjen Kunto Arief Wibowo, Anak Try Sutrisno yang Dimutasi dari Pangkogabwilhan I

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto baru-baru ini melakukan rotasi jabatan terhadap 237 perwira tinggi TNI. Adapun salah satunya Letjen Kunto Arief Wibowo.

oleh Natasa Kumalasah PutriDiperbarui 01 Mei 2025, 15:00 WIB
Letjen Kunto Arief Wibowo (Foto: Merdeka)

Liputan6.com, Bandung - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto baru-baru ini melakukan rotasi jabatan terhadap 237 perwira tinggi TNI. Adapun salah satunya jabatan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I yang sebelumnya diisi oleh Letjen Kunto Arief Wibowo.

Sebagai informasi, berdasarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025 Letjen Kunto Arief Wibowo dirotasi ke jabatan Staf Khusus KSAD dan posisinya kini diisi oleh Laksda Hersan.

Melansir dari Antara Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar karena menjadi bagian dari pembinaan personel sekaligus untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.

“Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ucapnya.

Pihaknya juga menyampaikan pesan bagi para perwira tinggi yang telah mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah tersebut dengan penuh dedikasi, loyalitas, hingga profesionalisme.

Kemudian dari 237 perwira tinggi yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi tersebut sebanyak 109 di antaranya perwira tinggi berasal dari matra darat (TNI AD), 64 perwira tinggi lainnya dari TNI Angkatan Laut, dan 64 pati dari TNI Angkatan Udara.

Profil Letjen Kunto Arief Wibowo

Mayjen Kunto Arief Wibowo. (Sumber foto: Wikipedia)

Letjen Kunto Arief Wibowo dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam dunia militer Indonesia saat ini. Ia juga dikenal sebagai anak dari Try Sutrisno, Wakil Presiden Indonesia di era Presiden Soeharto.

Kunto diketahui lahir pada 15 Maret 1971 dan berasal dari keluarga militer karena ayahnya tidak hanya dikenal sebagai mantan Wakil Presiden Indonesia ke-6 tetapi juga mantan Panglima ABRI.

Sejak kecil, dia sudah melalui masa pertumbuhan di lingkungan militer dengan disiplin dan penuh tanggung jawab tinggi. Sementara itu, Kunto lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dan memulai karier dengan penuh dedikasi serta prestasi.

Dia dikenal sebagai seorang prajurit dari kecabangan infanteri Raider dan menjadi sosok yang tangguh serta berkomitmen pada tugasnya. Selain itu, sebagai perwira dia pernah meraih berbagai posisi strategis.

Karier Militer Cemerlang

Letjen Kunto Arief Wibowo (Foto: Wikipedia)

Letjen Kunto Arief Wibowo memulai kariernya dengan berbagai tugas di kecabangan infanteri Raider. Kemudian dikenal sebagai salah satu unit elite dalam TNI AD hingga bisa mengisi beberapa jabatan strategis.

Dia pernah menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin dengan kepemimpinan yang kuat untuk menjaga stabilitas wilayah. Kepemimpinannya juga dikenal kuat dalam menjaga stabilitas wilayah.

Sementara itu, pada awal tahun 2025 Kunto resmi menyandang pangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI dan menjabat sebagai Pangkogabwilhan I. Melalui posisi tersebut dia bertugas mengkoordinasikan komando operasi pertahanan di wilayah barat Indonesia.

Selain itu, jabatannya juga bertanggung jawab dalam menjaga keamanan di kawasan strategis seperti Selat Malaka dan Laut Natuna Utara. Posisi tersebut sempat dikenal menarik karena ia jadi Pangkogabwilhan I pertama yang berasal dari TNI AD.

Pasalnya sebelumnya posisi tersebut banyak dipegang oleh perwira dari TNI AU atau TNI AL. Kemudian, pada akhir bulan April 2025 Letjen Kunto Arief Wibowo dimutasi dan kini menjadi Staf Khusus KSAD.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya