7 HP Xiaomi Ini Tak Lagi Dapat Update OS, Saatnya Upgrade Smartphone?

Ada 7 smartphone Xiaomi yang tidak akan lagi mendapatkan update OS, apakah ini saatnya upgrade smartphone?

oleh Agustin Setyo WardaniDiterbitkan 30 April 2025, 13:00 WIB
Poco F4 GT (Dok. Poco)

Liputan6.com, Jakarta - Jika kamu merupakan pengguna smartphone Xiaomi yang sudah lama menggunakan perangkat ini bertahun-tahun, mungkin sudah waktunya untuk berganti smartphone baru.

Hal ini karena Xiaomi mengkonfirmasi ada tujuh perangkat yang akan mencapai end-of-life (EOL) atau akhir masa hidupnya pada April 2025.

Ke-7 smartphone Xiaomi ini tidak akan lagi mendapatkan update OS HyperOS, termasuk pembaruan patch keamanan hingga OS. Itu artinya, Xiaomi resmi mengakhiri dukungan update untuk model-model smartphone lawas mereka.

Perubahan ini sesuai dengan siklus pembaruan Xiaomi yang biasa, di mana nodel lama ini akhirnya berhenti setelah beberapa tahun dukungan.

Meski smartphone pengguna akan berhenti tiba-tiba, keamanan dan kompabilitas aplikasinya lambat laun akan menurun.

Berikut 7 HP Xiaomi yang tak lagi dapat update:

  • Poco F4 GT
  • Redmi K50 Game
  • Redmi 10A
  • Redmi Note 11S
  • Redmi Note 11 Pro+ 5G
  • Xiaomi 11i
  • Xiaomi 11i HyperCharge 

Dari Perangkat Entry Level hingga Highend

Desain Redmi Note 11 yang baru saja diperkenalkan di Indonesia. (Liputan6.com/Agustinus M. Damar)

Dukungannya pun meluas, dari perangkat gaming seperti Poco F4 GT untuk perangkat harian seperti Redmi 10A, Xiaomi menghentikan update untuk seluruh tipe smartphone.

Sekadar informasi Poco F4 GT masih mendapatkan HyperOS 2.0.1.0 berbasis Android 14. Sementara, Redmi K50 Gaming mendapatkan update terakhir dengan HyperOS 2.0.2.0.

Pembaruan terakhir ini bertujuan untuk memberikan fitur-fitur terbaru kepada pengguna yang mengutamakan performa sebelum pembaruan software dihentikan selamanya.

Model kelas menengah dan tingkat pemula mengakhiri perjalanan sedikit lebih awal:

  • Redmi 10A tetap hanya akan mendapatkan MIUI 12.5
  • Redmi Note 11S 5G dan Note 11 Pro+ 5G, keduanya akan menggunakan HyperOS 1 dan menjalankan Android 13.
  • Xiaomi 11i dan 11i HyperCharge juga dibekali HyperOS 1 berbasis Android 13.
 

Apa Artinya EOL Bagi Perangkat Kamu?

Xiaomi Redmi 10A, smartphone entry level terbaru Xiaomi yang dibanderol Rp 1 jutaan. (Foto: GSM Arena)

End-of-life (EOL) atau perangkat yang sudah selesai masa update-nya akan harus langsung dibuang.

Aplikasi akan tetap berfungsi, pengguna akan tetap bisa melakukan panggilan telepondan menjelajah web.

Namun, tanpa adanya update keamanan, perangkat akan makin rentan terhadap ancaman baru dari waktu ke waktu.

Seiring pengembang aplikasi beralih ke API Android yang baru, pada akhirnya pengguna akan melihat aplikasi bermasalah, lambat, atau bahkan berhenti diinstal sama sekali.

Bagi mereka yang ingin tetap terlindungi dan menikmati fitur-fitur terbaru, Xiaomi mendorong pengguna ke perangkat yang lebih baru.

Model-model seperti Xiaomi Pad 7 yang baru saja diumumkan yang disertai komitmen pembaruan keamaman selama enam tahun, memperlihatkan betapa seriusnya Xiaomi menanggapi dukungan update jangka panjang.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya