7 Pelatih Terbaik Sepanjang Sejarah Liga Champions Versi Alan Shearer, Ada Legenda Manchester United?

Liga Champions merupakan kompetisi paling bergengsi dalam sepak bola Eropa, di mana para pelatih dan pemain terbaik saling bersaing dengan strategi dan kemampuan mereka.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 21 April 2025, 08:00 WIB
Alan Shearer, manajer Newcastle United, menjelang pertandingan Liga Premier melawan Fulham di St James' Park, Newcastle, Inggris, pada 16 Mei 2009. AFP PHOTO/PAUL ELLIS

Liputan6.com, Jakarta - Liga Champions merupakan kompetisi paling bergengsi dalam sepak bola Eropa, di mana para pelatih dan pemain terbaik saling bersaing dengan strategi dan kemampuan mereka.

Oleh karena itu, meraih gelar juara dalam turnamen ini dianggap sebagai puncak prestasi bagi seorang pelatih.

Dalam sebuah episode podcast Match of the Day, legenda Premier League, Alan Shearer, membagikan daftar tujuh pelatih terbaik dalam sejarah Liga Champions.

Daftar tersebut disusun bersama Micah Richards dan Gary Lineker, serta menampilkan sosok-sosok pelatih legendaris dari klub-klub besar seperti Barcelona, Real Madrid, Manchester United, dan Porto.

Siapa saja mereka? Berikut adalah daftar lengkapnya:


1. Jupp Heynckes

Jupp Heynckes, pelatih Jerman berusia 77 tahun, terakhir kali melatih Bayern Munchen pada musim 2017/2018 dan berhasil membawa Real Madrid serta Bayern Munchen ke final Liga.

Pelatih yang berasal dari Jerman ini berhasil mengantongi dua gelar Liga Champions. Gelar pertama diraihnya bersama Real Madrid pada tahun 1998, diikuti dengan kesuksesan bersama Bayern Munchen pada tahun 2013. Ia juga nyaris meraih trofi pada tahun 2012, namun harus mengakui kekalahannya di final melawan Chelsea. Salah satu pencapaian paling mengesankan adalah ketika ia memimpin Bayern Munchen untuk meraih quadruple pada musim 2012/2013.

Dalam catatan kompetisi Liga Champions, Heynckes menunjukkan performa yang luar biasa. Dalam total 69 pertandingan yang dilakoninya, ia mencatatkan rata-rata poin tertinggi dalam sejarah Liga Champions, yaitu "2,23 poin per pertandingan." Hal ini menunjukkan betapa efektifnya strategi dan kepemimpinannya di level tertinggi kompetisi Eropa.


2. Ottmar Hitzfeld

Ottmar Hitzfeld, seorang pelatih berpengalaman, lahir di Lorrach, Jerman, pada 12 Januari 1949. Ia pernah melatih Bayern Munchen dua kali, yaitu dari 1998 hingga 2004 dan lagi pada 2007 hingga 2008.

Ottmar Hitzfeld diakui sebagai pelatih yang sukses mengantarkan dua klub yang berbeda meraih gelar Liga Champions. Klub pertama yang ia bawa ke puncak adalah Borussia Dortmund pada tahun 1997, diikuti oleh Bayern Munchen yang ia latih untuk meraih kemenangan pada tahun 2001.

Kemenangan Dortmund atas Juventus dalam final Liga Champions menjadi sorotan utama dan dianggap sebagai "kejutan besar" yang menunjukkan kemampuan luar biasa Hitzfeld. Pencapaian ini tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai seorang ahli taktik yang mumpuni di dunia sepak bola.


3. Zinedine Zidane

Pengalaman Zinedine Zidane dalam dua periode melatih Real Madrid jelas menjadi faktor utama bagi manajemen Bayern Munchen untuk mempertimbangkannya sebagai pengganti Thomas Tuchel. Ia telah meraih dua trofi La Liga.

Walaupun baru memulai kariernya sebagai pelatih di level tertinggi pada tahun 2016, Zidane segera menciptakan sejarah dengan mengantarkan Real Madrid meraih gelar Liga Champions tiga kali secara beruntun, yaitu pada tahun 2016, 2017, dan 2018. Selain itu, ia memiliki catatan yang sempurna di final Liga Champions dengan tidak pernah mengalami kekalahan, mencatatkan rekor kemenangan 100 persen.

Lanjut Baca:

"Dia punya aura yang luar biasa. Dari pemain legendaris menjadi pelatih yang disegani dan sukses luar biasa," ungkap Shearer. Keberhasilan Zidane ini menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam mengelola tim dan meraih prestasi di pentas Eropa, menjadikannya salah satu pelatih terhebat dalam sejarah sepak bola.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya