Bank DKI Siap IPO Tahun Ini

Proses terkait rencana IPO Bank DKI terus berjalan. Saat ini berada dalam tahap penilaian fundamental perusahaan oleh konsultan independen.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 16 April 2025, 18:30 WIB
Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo dalam acara media briefing, Rabu (16/4/2025). (Gagas/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank DKI tengah mematangkan proses rebranding dan mempersiapkan langkah untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) yang ditargetkan terlaksana pada tahun ini.

Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, mengungkapkan proses terkait rencana IPO terus berjalan. Saat ini berada dalam tahap penilaian fundamental perusahaan oleh konsultan independen.

"IPO tetap jalan. Tetapi IPO itu tentunya langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah perbaikan fundamentalnya. Persiapan setidaknya tahun ini, ketika segala sesuatunya itu memungkinkan baik untuk tahun ini, pasti kita tahun ini,” ujar Agus dalam acara media briefing, Rabu (16/4/2025).

Terkait dana yang ditargetkan dari IPO, Agus menyebut pihaknya masih dalam tahap kalkulasi. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung inisiatif strategis dan memperkuat tata kelola perusahaan. Begitupun dalam target berapa banyak saham yang akan dilepas ke publik masih dalam tahap kalkulasi.

“Dana yang akan kita himpun itu nanti sebenarnya lebih ke inisiatif strategis dan yang paling utama dengan kita IPO itu kan pengawasan jadi pengawasan publik. Jadi tata kelola kita akan semakin lebih baik,” jelasnya.

Rencana Rebranding

Terkait proses rebranding, Agus mengungkapkan rencananya telah dirancang sejak lama, menyesuaikan dengan perubahan status Jakarta pasca terbitnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.

"Rebranding itu sebenarnya sudah kita siapkan sejak Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024. Manakala Jakarta nanti tidak akan jadi DKI,” tuturnya.

Namun pada saat itu rencana rebranding akan dilakukan setelah adanya Gubernur definitif karena rebranding itu akan diputuskan oleh Gubernur.

 

Pastikan Dana dan Data Nasabah Aman

Menyambut libur Lebaran 2025, Bank DKI memastikan ketersediaan layanan perbankan bagi nasabah melalui jaringan ATM yang tersebar pada berbagai lokasi strategis.

Sebelumnya, Bank DKI memastikan dana dan data nasabah tetap aman. Pernyataan ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beberapa waktu lalu. Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo, kembali menegaskan bahwa kerahasiaan dan keamanan data serta dana nasabah tetap terjaga, tanpa mengalami gangguan selama masa pemulihan sistem.

“Bank DKI menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian serta memahami pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh para nasabah, oleh karena itu kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan seluruh informasi dan dana nasabah tetap aman dan terlindungi,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (15/4/2025).

Agus menambahkan bahwa Bank DKI terus mengupayakan langkah-langkah percepatan agar proses pemulihan berjalan optimal dan seluruh layanan Bank DKI dapat kembali berjalan normal dan dapat digunakan nasabah, sesegera mungkin.

 

Respons Pramono Anung

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons soal layanan Bank DKI melalui aplikasi JakOne Mobile yang sempat mengalami gangguan. Dia memastikan dana nasabah Bank DKI aman.

Sementara itu, Bank DKI telah memulai proses pemulihan layanan secara bertahap. Tahap pertama yang dibuka adalah layanan ATM Off-Us, yang kembali dapat digunakan sejak hari Senin, 7 April 2025.

Layanan ATM Bank DKI telah sepenuhnya pulih dan dapat digunakan kembali secara normal, termasuk transfer antar bank, hingga pembayaran berbagai tagihan. Bank DKI terus memantau kinerja sistem untuk memastikan layanan berjalan dengan optimal dan stabil.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya