Duel di Liga Champions, Real Madrid dan Arsenal Berpeluang Cetak Rekor Baru

Arsenal berpeluang menorehkan prestasi di Liga Champions saat menghadapi Real Madrid pada leg kedua perempat final di Santiago Bernabeu, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB.

oleh Febriyandi Putra Ilham PermanaDiterbitkan 16 April 2025, 16:30 WIB
Gelandang Arsenal asal Spanyol #23, Mikel Merino, merayakan gol keduanya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Leicester City dan Arsenal di Stadion King Power di Leicester, Inggris bagian tengah pada tanggal 15 Februari 2025. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal berpeluang menorehkan prestasi di Liga Champions saat menghadapi Real Madrid pada leg kedua perempat final di Santiago Bernabeu, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB.

Tim asuhan Mikel Arteta menuju ibu kota Spanyol sepekan setelah memberi pelajaran kepada juara Liga Champions 15 kali tersebut, dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0. 

Dua tendangan bebas Declan Rice dan penyelesaian apik Mikel Merino membawa kemenangan bagi klub ibu kota Inggris, dan hanya kehebatan Thibaut Coutois yang mencegah Arsenal memeroleh keunggulan lebih besar.

Namun, Arsenal menghadapi ujian berat di Bernabeu saat berusaha mempertahankan keunggulan demi memesan duel kontra Paris Saint-Germain di semifinal

The Gunners kembali ke kandang Real Madrid 19 tahun setelah memetik kemenangan gemilang 1-0 pada babak 16 besar 2005/2006, di mana gol solo Thierry Henry menjadi pembeda. Mereka lalu melaju ke laga puncak usai menahan Los Blancos 0-0 pada leg kedua.


Rekor Istimewa Arsenal

Gelandang bertahan Arsenal, Declan Rice, merayakan golnya ke gawang Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Emirates Stadium, Rabu dini hari WIB (9-4-2025). (www.arsenal.com)

Berkat sepasang hasil itu dan kemenangan leg pertama minggu lalu, Arsenal menjaga rekor tidak terkalahkan melawan Real Madrid di kompetisi Eropa, sekaligus juga tidak kebobolan.

Jika Arsenal bisa mencatat cleen Sheet lagi leg kedua musim ini, maka mereka menjadi tim pertama yang tidak kebobolan dalam empat laga versus Real Madrid di Liga Champions. 

The Gunners berhasil meniadakan ancaman Jude Bellingham, Vinicius Junior, Rodrygo dan Kylian Mbappe meski Takehiro Tomiyasu, Gabriel Magalhaes, dan Riccardo Calafiori absen. Jakub Kiwior mengisi kekosongan dengan membentuk duet solid bersama William Saliba. Keduanya diperkirakan akan kembali berpasangan lagi di duel mendatang.

 

Kalau dapat menorehkan clean sheet dan juga berjaya, Arsenal bakal membukukan rekor istimewa lain yakni menyamai catatan kemenangan tandang terpanjang di kompetisi. The Gunners pernah empat kali berturut-turut menaklukkan tuan rumah, tepatnya pada 2005/2006. Musim ini mereka baru saja menang di tiga partai away terbaru.


Real Madrid Berusaha Bangkit

Liga Champions - Real Madrid Vs Arsenal (Bola.com/Adreanus Titus)

Real Madrid perlu menang dengan selisih empat gol untuk menyingkirkan Arsenal. Di sisi lain, The Gunners tidak pernah menderita kekalahan sebesar itu di laga tandang sejak November 2021, saat tumbang 0-4 dari Liverpool di Liga Inggris.

Los Blancos bukan orang asing sama sekali dalam hal comback gemilang melawan tim-tim Liga Inggris. Namun, mereka hanya lolos sekali dari empat kesempatan ketika takluk dengan selisih tiga gol atau lebih di leg pertama. 

Peristiwa tersebut terjadi pada babak 16 besar musim 1975/1976. Los Blancos dihancurkan Derby County 1-4 pada leg pertama, sebelum berjaya 5-1 pada duel penentu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya