Liverpool Temukan Suksesor Tembok Kokoh Virgil van Dijk di Serie A

Liverpool disebut telah menentukan sasaran utama untuk menggantikan Virgil van Dijk dengan mengincar bek andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni, sebagai calon utama untuk mengisi kekosongan di lini pertahanan mereka.

oleh Rahmat FathurahmanDiterbitkan 21 Maret 2025, 10:00 WIB
Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Chelsea pada laga final Carabao Cup 2023/2024 di Stadion Wembley, Minggu (25/2/2024). (AP Photo/Alastair Grant)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool disebut telah menentukan sasaran utama untuk menggantikan Virgil van Dijk dengan mengincar bek andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni, sebagai calon utama untuk mengisi kekosongan di lini pertahanan tim.

Musim penuh harapan bagi klub Merseyside kini terancam dengan kemungkinan kehilangan tiga pilar utama yakni Mohamed Salah, Trent Alexander-Arnold, dan van Dijk. Ketiga pemain kunci berpotensi meninggalkan Anfield saat kontrak mereka berakhir musim panas mendatang.

Situasi memanas setelah Virgil van Dijk memberikan pernyataan pasca kekalahan 1-2 dari Newcastle di final Carabao Cup sebelum jeda internasional. Kapten tim menyebut akan ada pengumuman tentang masa depannya sebelum musim berakhir, namun keraguan terus meningkat menjelang penutupan musim 2024/2025.

Pelatih Arne Slot kini menghadapi tantangan berat dengan prospek kehilangan pemimpin lapangan. Kondisi makin rumit dengan informasi mengenai menguatnya hubungan van Dijk dengan Paris Saint-Germain dalam beberapa hari terakhir.

Di tengah situasi ini, laporan dari Fichajes mengungkapkan bahwa Liverpool telah menetapkan Bastoni sebagai target utama pengganti Van Dijk. Sumber tersebut menyebutkan The Reds siap mengajukan tawaran sebesar 62 juta poundsterling untuk mengamankan tanda tangan bek internasional Italia tersebut.


Dua Profil Berbeda dalam Pertahanan Elite

Pemain aktif Inter Milan dengan masa bakti terlama dipegang oleh Alessandro Bastoni. Bek tengah Timnas Italia berusia 24 tahun ini kini tengah menjalani musim ketujuh bersama Nerazzurri sejak didatangkan pada awal musim 2017/2018 dari Atalanta dengan nilai transfer 31,1 juta euro. Langsung dipinjamkan ke Atalanta dan Parma pada dua musim pertamanya, ia baru membela Inter Milan mulai 2019/2020. Hingga kini ia telah tampil dalam 173 laga bersama Inter Milan di semua kompetisi dengan torehan 3 gol dan 14 assist. (AFP/Miguel Medina)

Perjalanan karier Alessandro Bastoni di Inter Milan telah dihiasi dengan kesuksesan luar biasa. Bek Italia ini telah mengoleksi dua gelar Serie A yakni pada musim 2021/2022 dan 2023/2024. dan kini berada di ambang meraih trofi liga ketiga, dengan Inter yang kokoh memimpin klasemen saat ini.

Di usia 25 tahun, Bastoni telah memantapkan posisinya sebagai bek kiri dalam formasi tiga bek Inter. Kekuatan utamanya adalah kemampuan distribusi bola luar biasa, dengan total 1.948 umpan yang melampaui bahkan gelandang kreatif Nicolo Barella (1.478 umpan).

Keunggulannya juga terlihat dalam pertahanan blok rendah, dengan kecerdasan posisional dan antisipasi sebagai senjata utama. Perannya vital dalam kampanye Inter di Liga Champions, hanya kebobolan satu gol di fase grup meski menghadapi tim-tim elite seperti Manchester City, Arsenal, RB Leipzig, dan Leverkusen.

Dibandingkan dengan van Dijk dalam pertarungan udara, perbedaan terlihat jelas. Bastoni hanya memenangkan 1,4 duel udara per 90 menit di Serie A (rasio 63%), sedangkan van Dijk mencatatkan 3,1 duel per 90 menit di Liga Premier (keberhasilan 71%).

Lanjut Baca:

Perbedaan karakteristik ini menjadi pertimbangan penting bagi Liverpool dalam upaya mereka mencari penerus van Dijk yang ideal untuk mempertahankan dominasi di lini belakang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya