Liputan6.com, Jakarta - Publik sepak bola Indonesia dihebohkan dengan kabar gaji fantastis Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Berbagai sumber menyebutkan angka yang cukup mencengangkan, mencapai miliaran rupiah per tahun.
Kabar ini muncul setelah penunjukan Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia, menimbulkan pertanyaan besar tentang besaran gaji yang diterimanya dan bagaimana perbandingannya dengan pelatih timnas negara lain, misalnya Tony Popovic pelatih Timnas Australia. Artikel ini akan mengupas tuntas besaran gaji Patrick Kluivert dan Tony Popovic, serta menganalisis faktor-faktor yang mungkin memengaruhi perbedaannya.
Advertisement
Berdasarkan berbagai sumber berita, gaji Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia diperkirakan sekitar Rp18 miliar per tahun. Angka ini didapat dari perhitungan berdasarkan kontrak dua tahunnya, dengan total bayaran mencapai Rp 36 miliar. Namun, perlu diingat bahwa angka-angka ini merupakan estimasi dan belum ada konfirmasi resmi dari PSSI.
Perbandingan dengan gaji pelatih Timnas lain, seperti Tony Popovic, pelatih Timnas Australia, juga menarik untuk diulas. Meskipun detail gaji Tony Popovic tidak dipublikasikan secara terbuka, estimasi menunjukkan angka yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan gaji yang diterima Patrick Kluivert. Perbedaan ini memicu pertanyaan mengenai faktor-faktor apa saja yang menyebabkan perbedaan signifikan tersebut.
Bongkar Gaji Selangit Patrick Kluivert di Timnas Indonesia!
Angka Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,5 miliar per bulan, atau sekitar Rp 18 miliar per tahun, beredar luas sebagai besaran gaji Patrick Kluivert. Jika kontraknya selama dua tahun, total pendapatannya bisa mencapai Rp 36 miliar.
Tentu saja, ini hanya estimasi. Belum ada konfirmasi resmi dari PSSI mengenai besaran gaji yang sebenarnya diterima oleh pelatih asal Belanda tersebut. Namun, angka tersebut sudah cukup menggambarkan ambisi besar Indonesia dalam memajukan sepak bola nasional lewat investasi besar di sektor kepelatihan Timnas Indonesia.
Beberapa sumber membandingkan gaji Kluivert dengan gaji Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia sebelumnya. Disebutkan bahwa gaji Kluivert mungkin lebih rendah daripada gaji Shin Tae-yong di periode kedua kontraknya (2024-2027). Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh perbedaan prestasi dan pengalaman kedua pelatih.