Erick Thohir Minta Warganet Tidak Hakimi Elkan Baggott: Dia Masa Depan Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta warganet tidak menghakimi pilihan Elkan Baggott yang belum memenuhi panggilan timnas Indonesia.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 18 Maret 2025, 22:09 WIB
Selebrasi bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh (kanan) bersama Elkan Baggott setelah mencetak gol ke gawang Jepang pada laga ketiga Grup D Piala Asia 2024 di Al-Thumama Stadium, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024) malam WIB. (AFP/Hector Retamal)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta warganet tidak menghakimi pilihan Elkan Baggott yang belum memenuhi panggilan timnas Indonesia.

Baggott melakoni debut di timnas Indonesia melawan Afghanistan pada 16 November 2021. Dia terakhir kali membela Garuda melawan Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 pada Januari 2024.

Hingga kini Elkan Baggott sudah mengantongi 23 caps, termasuk penampilan pada ajang yang tidak masuk kalender FIFA yakni Piala AFF 2020. Sosok berusia 22 tahun itu lalu kembali dipanggil untuk Piala AFF 2022 dan juga kualifikasi Olimpiade 2024, tapi tidak menjawab panggilan karena fokus membantu klub.

"Kita ingin menginginkan Elkan kembali, tapi mungkin prioritas Elkan saat ini masih pada klubnya. Jadi kami tidak bisa menghakimi. Saya mohon para netizen juga jangan (berkomentar negatif), karena siapa tahu dia kembali. Itu kan pilihannya," ungkap Erick Thohir.

Produk asli akademi Ipswich Town, Baggott menghabiskan tiga musim terakhir dengan status pinjaman demi menambah jam bermain. Kini dia berada di Blackpool dan sudah bermain 14 kali di seluruh kompetisi.


Timnas Indonesia Punya Banyak Opsi di Lini Belakang

Elkan Baggott bersama Blackpool di League One 2024/2025. (Instagram/elkanbaggott)

Erick Thohir merasa pelatih Patrick Kluivert tidak bermasalah dengan keputusan Baggott. Apalagi Indonesia memiliki banyak opsi di lini belakang.

"Coach Patrick terbuka saja, tidak ada pikiran apa-apa. Banyak juga pemain bagus di posisi bek tengah, ada Mees Hilgers, ada (Rizky) Ridho, ada Justin (Hubner) walau terkena akumulasi, ada Jay Idzes," ungkapnya.

"Masih ada Jordi (Amat), kita juga coba Muhammad Ferarri. Calvin Verdonk bisa bermain centre-back di agak ke kiri, Kevin Diks bisa agak ke kanan. Opsi-opsi itu ada."

"Tapi saya mohon jangan hakimi, kasihan, bukan tidak mungkin Elkan masa depan kita. Dia sedang berfokus kepada klub," pungkas Erick Thohir.


Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir (kedua kanan) menyalami Hokky Caraka dan Muhammad Ferarri saat melepas pemain Timnas Indonesia yang akan terbang menuju Australia di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Minggu (16/3/2025). (Foto: Dokumentasi PSSI)

Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan ini. Pertama mereka meladeni Australia, Kamis (20/3/2025), sebelum menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno lima hari berselang.

Saat ini Indonesia menempati peringkat tiga klasemen dengan perolehan enam poin. Timnas tertinggal dari Australia (7 poin) dan Jepang (16 poin) dan hanya unggul selisih gol atas Arab Saudi, Bahrain, dan China.

Hanya penghuni dua urutan teratas yang lolos ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sementara penghuni posisi 3-4 masih mendapat kesempatan merebut tiket di putaran penyisihan selanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya