Statistik Bicara, Dortmund Sigap Sambar Bola Rebound

Jika ditelaah satu persatu, Dortmund sangat berbahaya jika bola sudah masuk kotak penalti lawan. Insting pemain mereka tinggi untuk menyambar bola muntah.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 25 Mei 2013, 19:41 WIB
DORTMUND

Borussia Dortmund bermain agresif di Liga Champions kali ini. Real Madrid menjadi korban mereka yang paling parah. Kedua tim saling bertemu di empat besar.Pada laga kandang akhir April lalu, Dortmund menang telak 4-1 atas Madrid. Semua gol tuan rumah dicetak oleh Robert Lewandowski. Secara total, 12 gol dicetak Dortmund sejak fase knock out. Dari enam partai, tiga berhasil dimenangkan. Dua lainnya imbang dan satu kalah.Jika ditelaah satu persatu, Dortmund sangat berbahaya jika bola sudah masuk kotak penalti lawan. Insting pemain mereka tinggi untuk menyambar bola muntah. Tiga dari 12 gol sejak 16 besar tercipta setelah pemain Dortmund memanfaatkan bola rebound. Pasukan Juergen Klopp juga berbahaya jika melakukan serangan dari sayap. Tiga gol juga tercipta yang berawal dari umpan silang. Hal ini tentu harus diwaspadai oleh Bayern Muenchen yang akan menjadi lawan di final Liga Champions Sabtu (25/5/2013).Sayangnya, Dortmund harus tampil tanpa Mario Goetze. Padahal ia adalah salah satu kreator permainan Dortmund. Ada tiga opsi yang bisa dimunculkan Klopp saat menghadapi Muenchen tanpa Goetze. Pertama, dia mengoptimalkan peran Kevin Grosskreutz. Grosskreutz tipikal pemain serbabisa. Klopp sendiri kerap menempatkannya di sayap kiri. Ada baiknya posisi ini tetap diberikan kepada Marco Reus, sedangkan Grosskreutz diseret ke tengah di belakang Lewandowski.Kedua, memasukkan Nuri Sahin sebagai gelandang bertahan dan Gundogan maju ke depan. Di klub lamanya, Nuernberg, Gundogan juga bermain sebagai gelandang serang. Hanya di Dortmund saja dia tampil sebagai gelandang bertahan.Opsi ketiga, Klopp pakai formasi 4-3-3 kembali. Marco Reus, Robert Lewandowski dan Jakub Blaszczykowski bisa diandalkan di di trio penyerang. Sedangkan tengah diisi Sven Bender, Gundogan dan Sahin. Strategi ini sulit dilakukan Klopp karena ini bakal membuat gelandang bertahan Muenchen, Javi Martinez dan Bastian Scweinsteiger bebas merajalela. Klopp tentu tak ingin hal ini terjadi. "Kami harus bermain sebaik mungkin, jika tidak kami tak akan berpeluang. Kami harus berusaha sekuat tenaga. Ini peluang kami," kata Klopp.Baca juga:

<a href="http://bit.ly/13RKWXl">Persija Terus Nego Andik Vermansyah?</a><a href="http://bit.ly/13RL1ui">Andik Vermansyah Berkeluh Kesah di Twitter</a><a href="http://bit.ly/16glE93">Bintang Celta Vigo Paling Pas untuk Liverpool</a><a href="http://bit.ly/13SQ8Hh">Satu Sejarah Tercipta Jika Bayern Muenchen Kalah</a><a href="http://bit.ly/13SQhKK">Tanpa Goetze, Klopp Punya Tiga Opsi</a><a href="http://bit.ly/175HbSa">Mourinho Tahu Luar Dalam Chelsea</a><a href="http://bit.ly/10VvRCU">[VIDEO] Lihat Nih, Deretan Penyelamatan Sensasional David De Gea</a><a href="http://bit.ly/11gyqRT">Wow, Irina Shayk Pamer Lekuk Tubuh di Cannes</a><a href="http://bit.ly/10VtLD2">Moyes Siapkan Pemain Barca untuk Gantikan Scholes</a><a href="http://bit.ly/122HbR2">Sesi Latihan Madrid Kedatangan Tamu Spesial, Siapa Tuh?</a>

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya