Liputan6.com, Jakarta KapanLagi Buka Bareng BRI Festival 2025 kembali hadir di tahun ini, dengan menghadirkan para penyanyi yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat, terutama Gen Z. Sabtu (15/3/25), hari pertama KapanLagi Buka Bareng BRI Festival 2025 berhasil digelar di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta.
Acara ini berlangsung dengan lancar, ditambah dengan antusiasme dari para penonton dan ketertiban mereka selama mengikuti acara tersebut. Walaupun dimulai pada pukul 15.50 WIB, para penonton mulai berdatangan sebelum dimulainya open gate.
Advertisement
Keadaan cuaca yang cerah juga didukung teriknya matahari, tidak mematahkan semangat mereka untuk memilih tempat terbaik sebelum acara dimulai. Banyak dari mereka yang mulai memilih tempat paling dekat dengan panggung untuk melihat penyanyi kesayangannya secara lebih dekat.
Salah satu penonton bernama Nada, dengan suka rela menunggu dan sudah ambil posisi persis di depan panggung untuk menunggu penampilan dari Juicy Luicy. Terutama, ia ingin melihat sang vokalis dari grup band tersebut, yaitu Julian Kaisar.
Tak hanya Nada, banyak dari mereka yang tetap setia menunggu penampilan dari penyanyi favorit mereka. Walaupun menjelang buka puasa cuaca berubah menjadi mendung dan tak lama dari itu, disusul dengan gerimis yang bertahan cukup lama sampai acara berakhir, antusiasme dari mereka tidak berubah.
Kebanyakan dari mereka sudah mempersiapkan diri dengan membawa jas hujan, agar tetap bisa menonton setiap penampilan dari KapanLagi Buka Bareng BRI Festival 2025 dengan nyaman.
Pesan dari Ustadzah Syifa Nurfadillah
Tak hanya ada penampilan musik saja yang disediakan, tetapi juga ada kegiatan rohani sebelum berbuka puasa tiba. Ustadzah Syifa Nurfadillah menjadi salah satu pengisi acara, untuk memberikan tausyiah kepada para teman-teman yang hadir di KapanLagi Buka Bareng BRI Festival 2025.
Ia menyampaikan, merawat diri adalah suatu hal yang penting, karena Nabi kita, Nabi Muhammad juga selalu menjaga kebersihan dirinya. Bahkan disebutkan oleh Ustadzah Syifa, bahwa Nabi hanya sakit sebanyak dua kali selama ia hidup.
“Kita olahraga dan sebagainya, itu menjadi salah satu hal menjaga amanah tubuh dari Allah. Karena dikasih badan sehat tapi kita sengaja menyakiti diri kita sendiri,” ucap Ustadzah Syifa Nurfadillah.