Layanan Besarkan Penis? Itu Menipu!

Jika ada orang atau iklan yang mengaku bisa memperbesar penis entah dengan obat atau alat, sebaiknya Anda tidak percaya begitu saja.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Mei 2013, 16:45 WIB
Jika ada orang atau iklan yang mengaku bisa memperbesar penis entah dengan obat atau alat, sebaiknya Anda tidak percaya begitu saja.

Urolog Senior Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI-RSCM), Dr. dr. Nur Rasyid, SpU, mengingatkan jangan pernah percaya dengan iklan yang menyesatkan itu. Soalnya, penis pria dewasa sudah tak bisa diperbesar lagi.

"Penis yang bisa dibesarkan hanya dapat dilakukan bagi anak yang masuk usia pre-pubertas atau di bawah usia 21 tahun," kata Rasyid, dalam acara 'Seminar Media Disfungsi Ereksi (DE) : Mengapa Pria Enggan Membicarakan Serta Mengkonsultasikannya ke Dokter?', Rabu (22/5/2013)

Untuk pria yang berusia di atas 21 tahun dan ingin membesarkan penisnya bisa dilakukan dengan cara menyuntikkan cara silikon atau parafina.

"Lalu cairan itu disuntikkan ke penis prianya," jelas Rasyid.

Tetapi, cara seperti itu sangatlah berbahaya. Mengapa berbahaya? Karena bentuk yang akan didapatkan akan tidak stabil.

"Cairannya bisa masuk ke depan atau belakang. Bisa besarkan batangnya, bisa juga besarkan kepala penisnya," katanya lagi.

Rasyid menegaskan, untuk efek jangka panjangnya, penisnya tersebut tidak dapat digunakan. Jadi, lebih baik jangan tertipu hal seperti itu.

"Lihat saja para waria yang pipinya disuntik, bentuknya tidak stabil, kan?" ujarnya.

(Adt/Mel/*)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya