Gitaris Sepultura Masih Berharap Adik Kakak Igor dan Max Cavalera Ikut Reuni dalam Konser Penutup Tur Mereka

Andreas Kisser gitaris Sepultura masih menginginkan dua mantan personelnya, adik kakak Igor dan Max Cavalera bergabung dalam konser perpisahan yang direncanakan digelar di Sao Paulo, Brasil.

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 02 Februari 2025, 09:00 WIB
Aksi panggung Sepultura dalam konser Magnitude Medan Northblast 2017, Medan, Sabtu (9/12/2017) malam. (Reza Efendi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Gitaris Sepultura, Andreas Kisser, kembali membahas kemungkinan reuni dengan mantan vokalis Max Cavalera dan mantan drummer Igor Cavalera untuk konser terakhir mereka dalam rangkaian tur perpisahan band tersebut.

Andreas Kisser menyatakan harapannya dalam wawancara terbaru dengan Reality Check TV pada 24 Januari di konvensi NAMM 2024 di Anaheim, California.

Ia masih menginginkan keduanya bergabung dalam konser perpisahan yang direncanakan digelar di Sao Paulo, Brasil, pada 2026 mendatang.

"Saya berharap demikian. Ide kami adalah mengadakan pertunjukan terakhir di Sao Paulo dengan menghadirkan tamu-tamu dan teman-teman untuk merayakan sejarah kami," ujarnya, mengutip dari blabbermouth.net, Sabtu (1/2/2025).

Ia menambahkan, "Tidak ada alasan untuk bertengkar. Kami hanya ingin naik ke panggung, bersenang-senang, dan memainkan lagu-lagu kami. Ini akan menjadi perayaan bagi para penggemar."

"Empat puluh tahun perjalanan, banyak album, berbagai perubahan, dan beragam gaya musik. Saya harap ini akan menjadi pesta yang luar biasa, dan semoga semua orang bisa terlibat," tambahnya.

 

 


Tidak Lagi Mempermasalahkan Siapa yang Benar atau Salah

Aksi panggung Sepultura dalam konser Magnitude Medan Northblast 2017, Medan, Sabtu (9/12/2017) malam. (Reza Efendi/Liputan6.com)

Menanggapi perpecahan yang pernah terjadi antara Sepultura dan Max Cavalera sejak hampir 30 tahun lalu, Andreas Kisser menegaskan bahwa mereka tidak lagi mempermasalahkan siapa yang benar atau salah.

"Kami tidak peduli siapa yang benar atau salah. Kami tidak akan pernah mencapai kesepakatan tentang itu. Kami memiliki sudut pandang yang berbeda tentang kejadian-kejadian di masa lalu. Jadi, mari kita jamming saja, bersenang-senang untuk para penggemar, untuk diri kami sendiri, dan mengakhiri perjalanan 43 atau 44 tahun ini dengan damai," ujarnya.

"Setelah itu, kita lihat apa yang akan terjadi. Setidaknya bagi saya pribadi, saya ingin terus bermusik, tetapi mungkin mencoba sesuatu yang berbeda," sambungnya.

 

 


Rencana Setelah Berakhirnya Tur

Aksi panggung Sepultura dalam konser Magnitude Medan Northblast 2017, Medan, Sabtu (9/12/2017) malam. (Reza Efendi/Liputan6.com)

Dalam wawancara dengan majalah Metal Hammer, Andreas Kisser dan vokalis Derrick Green mengungkapkan rencana mereka setelah berakhirnya tur perpisahan. Kisser berkata, "Saya belum tahu, dan rasanya luar biasa. Saya ingin belajar lebih dalam tentang gitar akustik dan membuat materi instruksional tentang musik Sepultura."

"Saya sudah melakukan beberapa hal kecil sebelumnya, tetapi belum pernah membuat panduan lengkap mengenai permainan gitar dan proses penulisan lagu saya. Saya akan memutuskannya nanti, tetapi saat ini saya ingin menikmati momen ini," tambahnya.

Lanjut Baca:

Sementara itu, Derrick menyampaikan, "Saya ingin lebih fokus pada acara TV yang sedang saya kerjakan, 'Highway to Health'. Saya juga tertarik dengan dunia pengisi suara untuk animasi atau iklan." "Secara musikal, saya ingin mengeksplorasi proyek di luar metal dengan lebih banyak elemen vokal, tetapi jika ada tawaran menarik, saya pasti terbuka untuk itu karena saya tidak ingin benar-benar meninggalkan musik," ia melanjutkan. Ketika Kisser ditanya apakah dirinya dan Derrick masih akan bekerja sama di masa depan, ia menjelaskan sambil bercanda, "Tidak. Kami hanya berbicara jika ada kontrak. Jika kontraknya selesai, ya sudah (tertawa). Tapi tentu saja ada banyak kemungkinan. Saya ingin bekerja sama dengan Derrick di luar Sepultura." "Kami bahkan punya rencana proyek reggae yang namanya sudah kami siapkan. Zona nyaman adalah hal yang paling buruk bagi seorang seniman. Akan membosankan jika kami membubarkan Sepultura hanya untuk membuat sesuatu yang terdengar seperti Sepultura lagi," ia menyambung.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya