Liputan6.com, Jakarta- Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti) menggelar Training Camp and Technical Education for Coach Soft Tennis 2025. Pelatihan ini ditangani oleh tim soft tennis dari Korea Selatan.
Coaching clinic selama 10 hari dari tanggal 22 Januari hingga 1 Februari 2025 di Hotel Borobudur Jakarta.
Advertisement
Materi Coaching Clinic yang dipaparkan oleh Jeon Ji-heon (Pelatih) dan Cho Kyung-soo (Director Soft Tennis Korea iM Bank) serta 5 pemain timnas Korea bermaterikan pengenalan Soft Tennis yang di dalamnya bagaimana cara memegang raket, smash, memblokir bola, mekanisme ayunan, cara pukulan forehand, backhand, service dan pengembalian.
"Untuk pelatihan Junior, kami ajarkan bagaimana memegang raket, memukul bola, kontrol bola, relli, lalu ayunan forehand dan backhand," terang Cho Kyung-soo yang akan memberi pelajaran selama empat hari.
Cho Kyung Soo yang kedua kalinya ke Indonesia setelah 32 tahun saat bertanding menjadi pemain timnas Korea Selatan di Senayan itu, merasa sangat senang dan bangga bisa kembali berkunjung ke Indonesia dan berbagi ilmu Cabor Soft Tennis bersama para pelatih dan pemain Indonesia.
Persiapan untuk Kejuaraan Asia Tenggara
Ketua Umum (Ketum) PP Pesti Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Dr. M. Awal Chairuddin S.I.K., M.H saat membuka Coaching Clinic, Rabu (22/1/2025) yang turut didampingi Pelatih Kepala Timnas Soft Tennis Indonesia Ferly Montolalu, mengungkapkan bahwa gelaran ini merupakan salah satu program PP Pesti untuk meningkatkan pengetahuan serta teknik (skill) pelatih dan atlet Indonesia bersama Tim Soft Tennis Korea iM Bank.
"Yang pertama saya merasa senang Coaching Clinic ini terlaksana bersama Tim Korea iM bank, dan ini merupakan salah satu program PP Pesti di tahun 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelatih dan pemain Soft Tennis Indonesia. Edukasi ini Sangat penting, agar pemain dan pelatih bisa mengambil ilmu dan pengetahuan terkini soal cabang olahraga Soft Tennis," papar Awal Chairuddin yang sekaligus memperkenalkan Khrisna Bayu dari NOC dan Herman Sukmadipura selaku ketua pelaksana Coaching Clinic.
Coaching Clinic bersama tim Korea ini digelar juga untuk mempersiapkan atlet Indonesia yang akan ikut kejuaraan Soft Tennis Asia Tenggara di Manila, Filipina pada awal Februari nanti.