Liputan6.com, Jakarta The Brutalist menjadi pemenang Best Motion Picture - Drama Picture Golden Globe Awards. Film yang belum lama ini rilis pada 20 Desember 2024, berhasil mengalahkan A Complete Unknown, Conclave Dune: Part Two, Nickel Boys, dan September 5.
Film ini menceritakan kisah seorang arsitek dan istrinya yang melarikan diri dari Eropa pasca perang 1947 untuk membangun kembali warisan mereka dan menyaksikan kelahiran Amerika Serikat modern. Film yang berdurasi 3 jam 35 menit, yang disertai jeda menjadi salah satu film yang menantang dan ambisius tentang sejarah abad ke-20.
Advertisement
Dilansir dari People, The Brutalist telah menerima banyak ulasan yang luar biasa sejak ditayangkan perdana di Festival Film Venesia pada bulan September, karena penampilan Adrien Brody tampil luar biasa sebagai seorang arsitek Hungaria yang brilian dan berjuang untuk memberikan kesan tersendiri pada lanskap Amerika setelah Perang Dunia II.
Film ini juga menyuguhkan komedi persahabatan yang mengungkapkan dirinya (Brody) tentang warisan Holocaust Amerika-Yahudi — tema yang juga merupakan bagian integral dari Brutalist.
Sutradara film The Brutalist, Brady Corbet juga patut diberikan pujian, karena mampu menampilkan kastil yang megah. Menyeberangi parit dan memasuki ruangan-ruangannya yang luas, dibayangi oleh keseriusan tujuan, berarti mengalami semacam kekaguman bagi siapa pun yang membangun dan memiliki benteng ini.
Sinopsis Film The Brutalist
Film ini mengisahkan László Tóth (Adrien Brody), seorang arsitek Yahudi kelahiran Hungaria yang selamat dari Holocaust dan bermigrasi ke Amerika Serikat, di mana ia berjuang mencapai American Dream hingga seorang klien kaya mengubah hidupnya.
Arsitek Yahudi-Hungaria dan penyintas Holocaust László Tóth, secara paksa dipisahkan dari istrinya, Erzsébet, dan keponakannya, Zsófia, bermigrasi ke Amerika.
Tóth melakukan perjalanan ke Philadelphia untuk menemui sepupunya, Athila, dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Audrey, yang mengizinkannya untuk tinggal bersama mereka sementara ia mencari pekerjaan.
Athila adalah seorang pembuat furnitur yang mempunyai toko di Philadelphia, László seringkali membantu Athila untuk membuat furnitur. Pada tahun 1947, ia dan Athila ditugaskan untuk merenovasi ruang belajar dan perpustakaan industrialis kaya Harrison Lee Van Buren oleh putranya, Harry, sebagai kejutan bagi ayahnya saat pergi untuk urusan bisnis.