Klasemen Piala AFF 2024: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Kalah Subur dari Vietnam

Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama meraih kemenangan pada laga pertama Grup B Piala AFF 2024, Senin (9/12/2024) malam WIB. Kedua tim dibedakan produktivitas gol.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 09 Desember 2024, 21:59 WIB
Rafael Struick latihan jelang laga Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF 2024. (dok. X @timnasindonesia/https://x.com/TimnasIndonesia/status/1865903205236064349/photo/2)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama meraih kemenangan pada laga pertama Grup B Piala AFF 2024, Senin (9/12/2024) malam WIB. Kedua tim dibedakan produktivitas gol.

Tampil terlebih dahulu, timnas Indonesia menaklukkan tuan rumah Myanmar 1-0 di Thuwunna Stadium. Garuda berjaya berkat gol bunuh diri kiper Zin Nyi Nyi Aung pada menit ke-76.

Sementara Vietnam juga berstatus tim tamu saat bertemu Laos di National Stadium. Sempat kesulitan menembus pertahanan tuan rumah di babak pertama, hegemoni Vietnam akhirnya terlihat selepas jeda.

The Golden Stars sukses melesakkan tiga gol melalui Nguyen Hai Long ('58), Nguyen Van Toan ('69), dan Van Vi Nguyen ('82). Namun, Laos bisa mendapat angka hiburan lewat penalti Bounphachan Bounkong ('90+5).

Indonesia dan Vietnam merupakan dua unggulan utama di Grup B. Indonesia selanjutnya bersua Laos (12 Desember). Sementara Vietnam mendapat waktu rehat sebelum meladeni Indonesia (15 Desember).

Klasemen Piala AFF 2024 di Grup B:

 Peringkat  Negara  Main  Menang  Imbang  Kalah  Gol  Poin
 1.  Vietnam  1  1  0  0  4-1  3
 2.  Indonesia  1  1  0  0  1-0   3
 3.   Filipina  0  0  0  0   0-0   0
 4.    Myanmar  1  0  0  1  0-1   0
 5.   Laos   1  0  0  1  1-4   0

Timnas Indonesia Sikat Myanmar

Timnas Myanmar Vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Bola.com/Dok.X Timnas Indonesia).

Indonesia mengambil inisiatif serangan. Namun, Myanmar mendapat peluang emas pertama. Lwin Moe Aung dalam posisi bebas menyambut umpan silang rekan. Gawang kosong menantinya karena Cahya Supriadi maju. Beruntung sontekannya masih melebar.

Timnas Indonesia masih kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Sedangkan Myanmar mulai keluar dari tekanan. Pertandingan berjalan dengan tempo sedang.

Marselino Ferdinan sempat menemukan ruang di sisi kanan lini belakang. Dia mengirim umpan lambung yang disambut tandukan Hokky Caraka. Sayang upayaya mudah ditangkap kiper lawan.

Myanmar kembali menciptakan situasi berbahaya. Lemparan ke dalam sempat membuat Indonesia panik. Beberapa saat kemudian, Lwin Moe Aung melepas tembakan yang bisa dimentahkan Cahya Supriadi.

Dari sepak pojok yang tercipta, Cahya Supriadi menepis tendangan Maung Maung Lwin hingga membentur tiang gawang dan membutuhkan perawatan.

Lanjut Baca:

Indonesia urung memaksimalkan situasi bola mati. Sebanyak empat sepak pojok dan dua lemparan ke dalam Pratama Arhan tidak ada yang berbuah gol. Myanmar tampil solid dengan menghalau bola yang datang. Bola mati Indonesia akhirnya berbuah peluang. Sepak pojok Dony Tri Pamungkas mendarat di kepala Muhammad Ferarri. Namun tandukan sang kapten masih melebar. Giliran Myanmar mengancam. Tendangan keras Win Thein Zaw dari luar kotak penalti deras menuju gawang Indonesia. Cahya Supriadi tidak berkutik. Beruntung si kulit bundar masih menerpa mistar. Ada tambahan waktu empat menit di laga Myanmar vs timnas Indonesia. Namun, kedua tim gagal memanfaatkan ini untuk memecah kebuntuan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya