Mengorbankan salah satu anak didiknya di The Voice Indonesia pada babak Live Show Ahad (5/5/2013) lalu, Giring Ganesha rupanya merasa berdosa. Mengapa begitu? Ini alasan pentolan grup musik Nidji itu.
"Memilih di antara dua orang menurut saya itu dosa saya bertambah," ungkap Giring kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (7/5/2013). Ya, Giring diharuskan memilih satu di antara dua anak didiknya yang berada di urutan dua terbawah berdasarkan voting pemirsa untuk diselamatkan.
Memilih Abdi Siahaan untuk tetap berada di panggung Live Show, Giring menilai peserta asal Jakarta ini mampu menguasai panggung dan menaklukan momen dengan luar biasa.
"Saya setuju dengan pendapat kang Armand. Dengan harus memilih satu di antara dua terbawah, bagi saya seperti memotong jalan seseorang," jelas pelantun lagu 'Laskar Pelangi' itu. Atas aksinya tersebut, Giring mengaku selalu meminta ampun dosa kepada Yang Maha Kuasa setiap kali selesai salat subuh.(Yud/Asw)
Advertisement