Citizen6, Jakarta: Memperhatikan dan memaknai apa yang terjadi pada diri kita bisa memberikan inspirasi. Mulai dari bangun pagi, di macetnya jalanan, di tempat kerja atau ketika berinteraksi dengan keluarga, teman, sahabat atau orang-orang yang baru saja kita kenal.
Itulah yang dilakukan oleh Prabu Revolusi, seorang anchor televisi swasta yang sekarang juga menekuni dunia kuliner. Dia menuliskan makna aktivitas kesehariannya itu ke dalam sebuah buku dengan judul “Secangkir Kopi Inspirasi”. Buku yang diterbitkan oleh mizan ini berisi inspirasi-inspirasi yang diperoleh dari kesehariannya sehingga menjadi orang yang lebih positif.
Di buku setebal 255 halaman ini Prabu Revolusi menceritakan arti cinta dan keluarga, tentang pekerjaan, kreativitas, kebahagiaan, impian dan gagasan-gagasannya.
Tentang cinta ia menuliskan, “sekarang, saya berusaha belajar memaknai keikhlasan cinta saya sebagai upaya untuk mencintai, bukan untuk dicintai. Tidak untuk siapa-siapa, melainkan untuk diri saya sendiri yang diembani amanah tersebut.
Sangat inspiratif bukan?
Sebagai anchor ia berinteraksi dengan banyak tokoh- tokoh yang menginspirasinya. Misalnya ia bertemu dengan pebisnis yang selalu "menari", Sandiaga Uno. Darinya Prabu memperoleh inspirasi bahwa sebuah pekerjaan, sesulit apapun, tetap harus dilaksanakan dalam suasana hati senang dan bahagia.
Laki-laki yang mempunyai hobi otomotif dan basket ini juga suka berbagi. Suatu hari ia pernah sharing di Akademi Berbagi, sebuah gerakan social di bidang pendidikan dimana pembicara, peserta dan pengelolanya gratis.
Seperti pepatah pucuk dicinta ulam tiba. Tentang ini Prabu menulis,” Akademi Berbagi seolah mempertemukan dua pihak yang sama-sama haus akan memenuhi tanggung jawab sosialnya menyampaikan ilmu dan para peserta yang haus mendapatkan ilmu.”
Di buku yang baru saja dirilis ini Prabu juga memberikan tips bagaimana mewujudkan ide besar anda dan puncaknya adalah tentang tips 10 cara untuk berbahagia.
Dan seperti judul bukunya, buku ini lebih asyik dibaca sore hari ditemani secangkir kopi. Mungkin anda akan memperoleh inspirasi-inspirasi yang bisa merevolusi diri. Selamat membaca. (Karmin Winarta)
*Karmin Winarta yang penyuka buku adalah pewarta warga
Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke citizen6@liputan6.com
Itulah yang dilakukan oleh Prabu Revolusi, seorang anchor televisi swasta yang sekarang juga menekuni dunia kuliner. Dia menuliskan makna aktivitas kesehariannya itu ke dalam sebuah buku dengan judul “Secangkir Kopi Inspirasi”. Buku yang diterbitkan oleh mizan ini berisi inspirasi-inspirasi yang diperoleh dari kesehariannya sehingga menjadi orang yang lebih positif.
Di buku setebal 255 halaman ini Prabu Revolusi menceritakan arti cinta dan keluarga, tentang pekerjaan, kreativitas, kebahagiaan, impian dan gagasan-gagasannya.
Tentang cinta ia menuliskan, “sekarang, saya berusaha belajar memaknai keikhlasan cinta saya sebagai upaya untuk mencintai, bukan untuk dicintai. Tidak untuk siapa-siapa, melainkan untuk diri saya sendiri yang diembani amanah tersebut.
Sangat inspiratif bukan?
Sebagai anchor ia berinteraksi dengan banyak tokoh- tokoh yang menginspirasinya. Misalnya ia bertemu dengan pebisnis yang selalu "menari", Sandiaga Uno. Darinya Prabu memperoleh inspirasi bahwa sebuah pekerjaan, sesulit apapun, tetap harus dilaksanakan dalam suasana hati senang dan bahagia.
Laki-laki yang mempunyai hobi otomotif dan basket ini juga suka berbagi. Suatu hari ia pernah sharing di Akademi Berbagi, sebuah gerakan social di bidang pendidikan dimana pembicara, peserta dan pengelolanya gratis.
Seperti pepatah pucuk dicinta ulam tiba. Tentang ini Prabu menulis,” Akademi Berbagi seolah mempertemukan dua pihak yang sama-sama haus akan memenuhi tanggung jawab sosialnya menyampaikan ilmu dan para peserta yang haus mendapatkan ilmu.”
Di buku yang baru saja dirilis ini Prabu juga memberikan tips bagaimana mewujudkan ide besar anda dan puncaknya adalah tentang tips 10 cara untuk berbahagia.
Dan seperti judul bukunya, buku ini lebih asyik dibaca sore hari ditemani secangkir kopi. Mungkin anda akan memperoleh inspirasi-inspirasi yang bisa merevolusi diri. Selamat membaca. (Karmin Winarta)
*Karmin Winarta yang penyuka buku adalah pewarta warga
Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke citizen6@liputan6.com