Masih diproduksi oleh Warrior, jersey Liverpool tak jauh berbeda dari musim-musim sebelumnya. Warna merah tetap menjadi pilihan utama klub yang bermarkas di Stadion Anfield tersebut. Namun kali ini, ada sedikit tambahan di bagian kerah dan ujung lengan. Di kedua bagian itu, terdapat strip putih yang hampir menyerupai jersey Liverpool tahun 1984.
Strip putih itu dibuat dengan tujuan tersendiri. Pihak Liverpool rupanya ingin memperingati kejadian di Hillsborough pada 1989 silam. Saat itu, terjadi insiden kecelakaan yang menewaskan 96 suporter Liverpool atau yang biasa disebut Liverpudlian.
Selain strip putih, Liverpool juga menambahkan garis samar berwarna merah pada seluruh bagian jersey. Jika diperhatikan dengan seksama, terlihat tulisan Liverpool FC di sela-sela garis tersebut.
"Para pemain dan saya sendiri adalah penggemar dari jersey baru. Ini bisa memicu banyak kenangan yang juga dikenal publik. Seperti yang sudah-sudah, saya akan mengenakan jersey ini dengan bangga dan membawa kegembiraan atas sejarah yang dimiliki oleh tim. Kami berharap bisa kembali membawa kesuksesan," ucap Gerrard.
Manajer Liverpool, Brendan Rodgers ikut mengomentari jersey baru ini. Di matanya, jersey Liverpool musim depan memiliki tampilan visual kuat yang disukai banyak orang. "Jelas saya dan juga para pemain menyukai jersey ini. Secara teknis, jersey ini memiliki tampilan visual yang kuat," puji Rodgers.
Ini menjadi tahun kedua Liverpool bekerja sama dengan Warrior. Dengan kesepakatan 25 juta pound per tahun, perusahaan aparel olahraga asal Amerika Serikat itu mengambil alih produksi jersey Liverpool dari Adidas.
Richard Wright, salah satu pemimpin Warrior mengatakan senang dengan model baru jersey Liverpool. Ia mengaku pihaknya telah bekerja keras demi menciptakan jersey yang berbeda dari sebelumnya.
"Dengan ki