Liputan6.com, Jakarta- ONE Friday Fights 67 berlangsung seru pada Jumat (14/6/2024) malam. Sebuah KO spektakuler yang dipersembahkan oleh jagoan tuan rumah atas mantan lawan yang sempat mendesak Rodtang Jitmuangnon di ONE Friday Fights 67.
Sejumlah KO eksplosif kembali mendominasi sebagian besar aksi di ONE Friday Fights 67 yang dihelat dari Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok itu. Aksi panas memang terjadi dari awal hingga akhir laga.
Advertisement
Di laga utama, Nakrob Fairtex sukses menunjukkan dominasinya usai menjatuhkan Tagir Khalilov lewat serangan siku kanan tajam di menit 2:02 ronde pertama. Padahal sang petarung Rusia sempat hampir mengalahkan sang manusia rahang besi di masa lalu.
Khalilov pun lebih dulu memulai agresi di ronde pertama lewat tendangan serta kombinasi tinju. Namun, sang atlet perwakilan Fairtex tidak terpancing dan tetap menjaga rapat pertahanannya.
Gaya permainan Muay Thai klasik ala Nakrob memang menyusahkan sang stiker berbahaya Rusia. Adapun sang jagoan Thailand menemukan celah dalam serangan Khalilov, dan segera memasukkan serangan siku tajam yang menjatuhkan lawannya.
Serangan itu pun begitu cepat dan tak terduga. Khalilov pun sempat terpaku di matras sambil berusaha bangkit, dan wasit segera menghentikan laga ketika melihat sang bintang Rusia kesulitan berdiri.
Kemenangan itu pun kian memperpanjang raihan Nakrob menjadi 8-1 di ONE Championship, serta berbuah kontrak ONE Championship senilai US$ 100,000 (Rp 1,6 miliar). Laga itu juga didapuk sebagai aksi terbaik di ONE Friday Fights 67.
Kemenangan Samingdam
Raihan KO eksplosif juga tercipta di laga pendukung utama oleh Samingdam Looksuan, yang sukses menidurkan Petseekiew Kor Kampanart lewat serangan balasan kilat di ronde pertama.
Baik Samingdam maupun Petseekiew memang tak membuang waktu untuk segera bertukar pukulan ketika keduanya bertemu di tengah ring. Hanya dalam momen pertukaran serangan itu, sang atlet perwakilan Looksuan tampak lebih bertenaga.
Beberapa kali Petseekiew sempat mundur akibat menerima serangan Samingdam. Bahkan beberapa kali tendangan sang atlet perwakilan Kor Kampanart itu ditangkap, dan dibalas dengan keras.