Liputan6.com, Jakarta - PLN Mobile Proliga 2024 kembali bergulir usaih libur dua minggu. Putaran dua minggu kelima telah dimainkan di GOR Jalak Harupat, Bandung, 6-9 Juni, dengan Bandung bjb Tandamata sebagai tuan rumah.
Persaingan untuk memperebutkan tiket ke final four Proliga 2024 semakin sengit. Baru Jakarta Popsivo Polwan yang telah memastikan satu tempat di babak empat besar usai menang atas Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 3-0 (25-14, 25-17, 25-21) pada Kamis (6/6/2024) lalu.
Advertisement
Jakarta Popsivo Polwan masih memimpin puncak klasemen dengan 24 poin dari delapan kemenangan dan satu kali kalah. Tiga tempat di final four masih akan diperebutkan tim-tim lainnya.
Pada putaran dua minggu kelima Proliga 2024, ada tiga pemain asing putri anyar yang langsung berlaga. Ketiga pemain ini baru didatangkan saat jeda kompetisi.
Ketiga pemain asing tersebut bermain untuk juara bertahan Bandung bjb Tandamata, Jakarta BIN, dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Bagaimana aksi ketiga pemain asing ini PLN Mobile Proliga 2024? Simak artikel selanjutnya pada halaman berikutnya.
1. Kara Bajema (Jakarta BIN)
Jakarta BIN mendatangkan pemain asing baru saat jeda PLN Mobile Proliga 2024. Pemain tersebut adalah Kara Bajema.
Bergabungnya outside hitter asal Amerika Serikat itu dibenarkan asisten pelatih Jakarta BIN Octavian. "Benar, sudah deal." kata pria yang akrab disapa Ooc itu kepada Liputan6.com lewat pesan WhatsApp, belum lama ini.
Kara Bajema menggantikan Kashauna Williams, yang juga asal Amerika Serikat. Kabarnya, nilai kontrak pevoli berusia 26 tahun itu selama dua bulan sebesar US$ 300.000 atau sekitar Rp 4,8 miliar.
Pevoli dengan tinggi 188 cm itu sebelumnya bermain untuk klub Italia Allianz Vero Volley Milano. Dia membawa klub tersebut finis di peringkat tiga Italian Serie A1 dan runner-up Champions League, Italian Cup, serta Italian Supercup.
Kehadiran Kara Bajema berdampak positif pada performa Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan. Skuad asuhan Danai Sriwacharamaytakul ini menang atas Gresik Petrokimia 3-1 (23-25, 29-27, 25-16, 25-19) dan Jakarta Pertamina Enduro 3-0 (25-22, 26-24, 27-25).