Liputan6.com, Jakarta- Borneo FC menggelar seleksi terbuka Elite Pro Academy (EPA) U-16 begitu BRI Liga 1 2023/2024 rampung. Bersinergi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), Borneo FC menjaring bibit muda berbakat di Kota Bontang. Seleksi berlangsung di Stadion Mulawarman Bontang selama dua hari, pada 1-2 Juni 2024.
Menurut Direktur Borneo FC Academy Jacksen F Tiago, seleksi terbuka ini diikuti 144 peserta dari pesepak bola muda berbakat kelahiran tahun 2008-2009. Sejak pendaftaran dibuka antusiasme pun sangat tinggi, bahkan tidak hanya dari Bontang, tapi juga daerah lain di Kalimantan Timur untuk mendapatkan tempat di skuad Borneo FC U-16.
Advertisement
Melalui seleksi terbuka ini, Borneo FC berharap dapat menemukan talenta muda dengan kemampuan terbaik untuk kembali diasah menjadi pesepak bola profesional masa depan.
“Kami percaya masih banyak pesepak bola muda berbakat dari Bontang dan Kalimantan Timur yang tersebar di luar sana. Maka dengan seleksi ini, kita bisa mengetahui bibit unggul terbaik untuk dibina secara profesional melalui sinergi antara Borneo FC dengan Pupuk Kaltim," ucap Jacksen.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengungkapkan hal ini wujud kontribusi Pupuk Kaltim terhadap industri sepak bola sekaligus memfasilitasi bibit atlet berbakat Kota Bontang agar memiliki peluang untuk berkiprah di kancah sepakbola nasional.
Selain juga kesinambungan dukungan terhadap Borneo FC sebagai tim kebanggaan Kalimantan Timur, dimana Pupuk Kaltim selama dua musim juga telah menjadi sponsor utama tim Pesut Etam berlaga di level sepak bola tertinggi Indonesia.
Jaring Talenta Berbakat di Bontang
Melalui seleksi U-16 Borneo FC Academy, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk menggiatkan kembali pembinaan sepak bola usia muda di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, agar makin banyak talenta muda berbakat yang terfasilitasi untuk berkiprah secara profesional.
"Seleksi ini menjadi peluang bagi generasi sepak bola berbakat di Kota Bontang, dengan memberikan kesempatan berproses melalui kesinambungan pembinaan dan kedepannya mampu menjadi pemain profesional," ujar Qomaruzzaman.
Menurut dia, upaya untuk menggenjot pembinaan sepak bola usia muda sudah menjadi target utama Pupuk Kaltim sejak mulai bersinergi dengan Borneo FC. Ditambah latar belakang skema pembinaan yang selama ini dijalankan, terbukti sukses melahirkan banyak pemain andal pasca diasah di akademi.