Warga Kampung Susun Bayam Digeruduk Sekuriti JakPro dan Diperintahkan Angkat Kaki

oleh Arny Christika PutriDiperbarui 21 Mei 2024, 19:14 WIB
Warga Kampung Bayam Dipaksa Kosongkan Rusun
Warga diminta mengosongkan rumah susun Kampung Bayam untuk dipindahkan ke tempat hunian sementara di Kawasan Ancol.
Puluhan warga Kampung Susun Bayam bertahan usai bentrokan dengan sekuriti yang mengaku diperintah Jakpro di Kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Selasa (21/5/2024). (merdeka.com/Imam Buhori)
Kericuhan sempat terjadi di Kampung Susun Bayam antara warga dan sejumlah sekuriti PT Jakarta Propertindo (JakPro). (merdeka.com/Imam Buhori)
Warga mengungkapkan sejumlah personel sekuriti PT JakPro tiba-tiba menggeruduk Kampung Susun Bayam. (merdeka.com/Imam Buhori)
Sekuriti PT JakPro itu disebut memerintahkan warga untuk segera mengosongkan rumah dan segera angkat kaki dari Kampung Susun Bayam. (merdeka.com/Imam Buhori)
Kedatangan sekuriti PT JakPro membuat situasi memanas. Kericuhan antara warga Kampung Susun Bayam dan barisan sekuriti pun sempat terjadi. (merdeka.com/Imam Buhori)
Usai kericuhan, warga nekat bertahan di Kampung Susun Bayam. Mereka berkumpul di pelataran rumah susun tersebut.. (merdeka.com/Imam Buhori)
Sebagaimana diketahui, warga eks Kampung Bayam yang tergusur proyek pembanguan JIS dijanjikan Pemprov DKI untuk menghuni Kampung Susun Bayam. (merdeka.com/Imam Buhori)
Namun ketika Kampung Susun Bayam selesai dibangun, warga eks Kampung Bayam malah dilarang untuk menempatinya. Pemprov DKI kemudian meminta warga untuk menghuni Rusun Nagrak di Cilincing. (merdeka.com/Imam Buhori)
Pemprov DKI berdalih, Kampung Susun Bayam akan difungsikan untuk menunjang berbagai kegiatan di Jakarta International Stadium (JIS). (merdeka.com/Imam Buhori)
Warga eks Kampung Bayam pun menentang rencana pemindahan tersebut. Mereka tetap nekat menghuni Kampung Susun Bayam yang dulu dijanjikan Pemprov DKI. (merdeka.com/Imam Buhori)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya