Liputan6.com, Blitar: Lokalisasi Poluhan di Kecamatan Srengat, Blitar, Jawa Timur, baru-baru ini, ditutup sementara menyusul bentrokan antara sekelompok pemuda dan warga setempat, beberapa hari silam. Bentrokan dipicu oleh ulah sekelompok pemuda yang memukul kepada desa setempat. Setelah itu, bentrokan pun meletus. Dalam bentrokan, seorang tewas dan lima lainnya luka-luka.
Berdasarkan pemantauan SCTV, sebagian besar pemilik wisma memilih menutup usahanya. Ini untuk menghindari bentrokan susulan. Sekitar 120 pekerja seks komersil juga memilih pulang ke desa. Sayangnya, sejauh ini tak ada aparat keamanan yang ditempatkan di sana. Padahal, bukan tak mungkin, bentrokan susulan akan terjadi lagi. Sejauh ini, belum ada yang ditahan dalam kasus tersebut.(ORS/Agus Ainul Yaqin)
Berdasarkan pemantauan SCTV, sebagian besar pemilik wisma memilih menutup usahanya. Ini untuk menghindari bentrokan susulan. Sekitar 120 pekerja seks komersil juga memilih pulang ke desa. Sayangnya, sejauh ini tak ada aparat keamanan yang ditempatkan di sana. Padahal, bukan tak mungkin, bentrokan susulan akan terjadi lagi. Sejauh ini, belum ada yang ditahan dalam kasus tersebut.(ORS/Agus Ainul Yaqin)