Bagi salah satu peserta The Voice Indonesia, Roni Satria, masa sekolah menengah atas (SMA) di Riau memiliki kisah yang tak dapat dilupakan. Bercerita kepada Liputan6.com di Jakatra, Kamis (11/4/13), Roni mengungkapkan kisah yang mengispirasi baginya semasa sekolah dulu.
"Waktu itu pelajaran bahasa Inggris yang merupakan pelajaran favorit saya," tutur pria 27 tahun ini. Melanjutkan cerita, Roni mengatakan bahwa dirinya terlambat memasuki kelas tersebut dan membuatnya mendapat hukuman dari Miss Yanti, gurunya.
Dengan ancaman tidak boleh masuk ke kelas selanjutnya, Roni pun diberi tugas untuk membuat esay berbahasa Inggris tentang turis Singapura. "Kebetulan waktu itu memang sedang ada lomba menulis esay."
Ternyata esay yang dikirim Roni berhasil membuatnya menyabet gelar juara dalam lomba tersebut. "Itu saya nggak niat kirim eh malah menang," kata Roni.
Mendapat hadiah berkunjung ke Singapura tentunya membuat Roni sumringah. Dinobatkan sebagai pemenang termuda, Roni mengikuti beberapa acara yang diadakan oleh Media Corp. sebagai penyelenggara lomba tersebut. Mendapat pelajaran bagus dari gurunya sejak itu pun Roni selalu mencoba untuk berkarya.
"Nah itukan hukuman yang bermanfaat, dari pada harus dihukum secara fisik," jelas Roni.(Yud/Asw)
Advertisement