Liputan6.com, Jakarta - FTV Ramadan Petaka Pembantu Serakah berkisah tentang Intan (25) lagi dikejar-kejar penagih utang bernama Mpok Nurul (30). Tak sengaja Intan ditabrak oleh Elsa (35) model cantik yang kala itu sedang menyupir mobil sambil bertengkar dengan suaminya Ganda (38).
Mau tak mau Elsa dan Ganda akhirnya menolong Intan yang sebenarnya hanya luka ringan saja, tapi Intan tak mau dibawa ke rumah sakit dengan alasan Trauma atas kematian bapak ibunya, mengetahui dia juga sebatang kara maka Elsa membawanya ke rumah untuk dirawat jalan dengan dokter pribadi keluarga yang juga mengurus ibunya- Bu Ajeng (50) yang mengalami stroke sejak lama.
Advertisement
Intan pun coba mengambil hati, meskipun kakinya pincang (pincang-pincangan, aslinya ga parah) dia mau beres – beres, ngurus Bu Ajeng bahkan mau nganter sekolah Geisha (5) anaknya Elsa. Elsa pun mengangkat Intan sebagai pembantu dan pengasuh anaknya.
Semua itu dia lakukan agar suaminya mau bekerja dan tak beralasan selalu diperlakukan sebagai pembantu, Alih-alih demikian, Intan menggoda Ganda dengan tujuan dikasih uang jajan, tapi sayangnya kepergok Ajeng yang videoin Ganda masuk kamar Intan, Elsa pulang melabrak keduanya, tapi Intan pandai sekali flying victim, dia mengaku dijebak suaminya yang merasan kesepian dan nggak diAnggap, hal itu memicu Elsa mengusir Ganda.
Intan bahagia banget bisa lolos dari tuduhan tapi dia juga berhasil dapet duit jajan, tinggal di rumah mewah, dan lolos dari kejaran hutang, Cuma sialnya dia jadi pembantu, Intan bersumpah nggak selamanya dia berprofesi ini, dia harus kaya apapun caranya, Intan menatapi +bangunan rumah Elsa berharap dia juga bisa sekaya itu, tiba-tiba, petir mengagetkan Intan, pria misteris datang ingatkan Intan.
Uang Jajan Geisha Sering Dikentit
Kepergian Ganda membuat Intan semakin bebas menikmati apa saja di rumah itu, uang jajan Geisha sering dikentit, bahkan suka ngaco minta bayaran sekolah, resep obat Bu Ajeng juga suka diganti obat murahan sehingga Bu Ajeng yang mulanya membaik karena cocok dengan obatnya, kini sakitnya semakin memburuk, bahkan udah ga bisa pegang hape lagi sehingga dia nggak bisa ngadu ngadu lagi.