Kompetisi Liga Premier memasuki masa-masa kritis bagi tim-tim papan bawah. Yang menarik, dengan tersisa delapan dan sembilan pertandingan (pekan), melihat konstelasi klasemen sementara, sebanyak sembilan tim masih terancam terjerat degradasi, mulai dari Southampton yang mendulang 34 poin sampai Reading yang baru mengoleksi 23 angka."Peperangan" antartim degradasi juga akan mewarnai pertemuan dua tim yang akan bertemu muka di Britannia Stadium, Sabtu (6/4/13) siang waktu setempat, yaitu antara tuan rumah Stoke City dan Aston Villa. Kedua tim sama-sama telah menyelesaikan 31 pertandingan. The Potters, julukan Stoke, sementara menempati peringkat ke-13 dengan jumlah 34 angka atau unggul empat poin dari Villa yang terperosok di peringkat ke-18. Karenanya, tak ada pilihan lain bagi Stoke dan Villa selain memetik kemenangan jika tak ingin posisinya kian dekat dengan jurang degradasi.Yang menarik, dari catatan head-to-head, dalam empat pertemuan terakhir, kedua tim sama-sama bermain imbang, baik dengan skor akhir 0-0 atau 1-1. Stoke unggul 2-1 di pertemuan pertama di musim 2010-2011. Skor yang sama diprediksi bakal jadi hasil akhir pertandingan nanti malam. Apa sebab?Pertandingan hidup-mati ini merupakan kesempatan atau peluang emas bagi Tony Pulis untuk membangkitkan kinerja timnya yang menelan empat kali kekalahan dalam lima partai terakhir. Hasil buruk tersebut selaras dengan jumlah produktivitas gol Stoke yang hanya mampu mencetak 27 gol (kemasukan 36 gol) dari 31 pertandingan, rekor terburuk klub premiership di musim ini. Stoke pun mengukir rekor terburuk lainnya, yaitu gagal mencetak satu gol pun di 14 pertandingan!Karenanya, wajib hukumnya bagi Stoke untuk meraih kemenangan sore ini. Kekalahan bakal membuat mental Peter Crouch dkk kian anjlok. Jelang laga ini Stoke sejatinya punya modal bagus untuk memetik tiga poin. Yaitu, statistik yang menunjukkan Stoke bisa bertaji saat berhadapan dengan klub medioker. Pola permainan khas ala Pulis, yaitu long ball dan pressing ketat, diyakini bakal membuat Villa keteteran.Di lain pihak, kemenangan pun menjadi target yang diusung pasukan Lambert setelah di pekan lalu kalah secara tragis di tangan Liverpool. Menjelang partai ini, Lambert tentunya bakal kembali mengandalkan pemain bintangnya Christian Benteke yang telah mendulang sembilan (9) gol dari 11 partai yang dijalaninya. Sayangnya, meski lini depan terbilang cukup tajam, skuat asuhan Lambert mempunyai kelemahan di sektor pertahanan. Kemasukan 58 gol dari 31 laga adalah buktinya. Jika tidak dibenahi, sektor inilah yang bakal menjadi incaran Jonathan Walters dkk.
Advertisement