Hong Kong Adakan Festival Musik Grasscamp 2017 di Alam Terbuka

Di Festival Grasscamp, Anda bisa mendengarkan musik sambil berkemah di alam terbuka.

oleh Jazilatul HumdaDiperbarui 02 Mei 2024, 23:49 WIB
Ilustrasi lagu, musik, konser. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Liputan6.com, Hong Kong - Biasanya, festival musik dilakukan di tengah perkotaan, pemukiman, di dalam gedung, atau bahkan di tengah lapang. Berbeda dengan Festival Grasscamp, Anda bisa mendengarkan musik sambil berkemah di alam terbuka. Lokasinya sangat jauh dari pemukiman dan hiruk pikuk kehidupan, yaitu di Desa Shui Tau, dekat Kam Tin, New Territories, Hongkong.

Tak hanya band-band terkenal, lebih dari separuh pemain juga dipilih dari sekian banyaknya peserta. Artis-artis lokal juga hadir di acara ini, seperti DSC, Cow Head, Tree Phoning, Serrini, dan Stereo is The Answer. Tak hanya peserta, bahkan panitia pun juga sangat menantikan acara ini.

"Saya pikir tahun ini adalah jajaran musik yang terbaik sepanjang masa, ada begitu banyak variasi genre musik. Saya sangat menantikan pertunjukan dari KJ,  kali ini adalah kali pertama kita memiliki pertunjukan klasik di kamp ini. Dan juga The Interzone Collective, musik mereka akan cocok dengan api unggun kami." kata pendiri dan koordinator Thickest Choi kepada wartawan Young Post.

Mengadakan festival seperti ini di alam terbuka tidaklah mudah, panitia pasti akan mendapatkan keuntungan sekaligus tantangannya tersendiri. Acara di ruangan terbuka memang unik, namun alam tidak pernah bisa diprediksi. Orang-orang bisa mendengarkan musik sambil berkemah, meletakan kanvas di bawah bintang-bintang, dan setelah itu meringkuk di dalam tenda, sungguh kegiatan yang sangat menyenangkan.

Proses Festival GrasscampChoi dan timnya membangun festival ini tidak langsung menjadi festival yang besar, ia dan timnya memulai dari acara yang sederhana dan bahkan tanpa anggaran sama sekali. Tetapi, kini acara yang dibuat oleh Choi dan timnya sudah bisa menarik ratusan penggemar musik. Awalnya, proyek ini dimulai dengan acara piknik biasa, hingga suatu saat berubah menjadi acara musik di tepi pantai West Kowloon.

Konsep festival alam ini juga bertujuan untuk lebih menghargai alam, Choi ingin para peserta tidak meninggalkan sampah dan sadar akan sampah yang ada. Choi juga menyediakan tempat sampah daur ulang, ia berharap para peserta bertanggung jawab dan membuang sampahnya di sana.

“Ini bukan hanya tanggung jawab dasar para peserta perkemahan, tetapi ini juga tanggung jawab warga Hong Kong.” ujar Choi.

Pengunjung Semakin Banyak Setiap TahunPeserta Grasscamp semakin bertambah dari tahun ke tahun, salah satu alasan besar mereka datang adalah musiknya. Di acara ini juga terdapat para pedagang dari seluruh Asia, bahkan juga ada kegiatan Lokakarya, menerbangkan layang-layang, hingga belajar mencetak foto.

Choi dan timnya mengadakan festival ini di luar waktu kerja mereka. Grasscamp 2017 akan diadakan mulai Jumat hingga Minggu. Harga tiket masuk sehari mulai dari HK$250 dan tiket kemah HK$500.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya