Serdadu Yonif Linud 501 Diberangkatkan ke Aceh

Ratusan prajurit Yonif Linud 501 Bajra Yudha, Madiun, Jawa Timur, diberangkatkan ke Aceh dengan enam pesawat Hercules. Mereka mengaku tak sabar untuk segera tiba di Aceh.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 Mei 2003, 20:00 WIB
Liputan6.com, Madiun: Sebanyak 650 personel Batalyon Infanteri (Yonif) Lintas Udara 501 Bajra Yudha, Madiun, Jawa Timur, diberangkatkan ke Aceh, Rabu (14/5) pukul 05.00 WIB. Para serdadu yang tergabung dalam Pasukan Pemukul Reaksi Cepat ini berangkat dengan enam pesawat Hercules dari Lapangan Udara Iswahyudi, Madiun.

Dari pemantauan SCTV, sebelum berangkat, para serdadu berkumpul untuk mempersiapkan diri di lapangan Markas Yonif Linud 501 Bajra Yudha. Saat itu, mereka didampingi sejumlah anggota keluarganya. Para serdadu mengaku siap dengan tugas yang diemban. Apalagi untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan RI.

Bagi para prajurit, inilah saat yang ditunggu-tunggu. Dengan semangat yang tinggi, mereka ingin buru-buru sampai ke Aceh. Maklum, sebelumnya, mereka memang hendak diberangkatkan ke Serambi Mekah pada 2001 [baca: Pemicu Kerusuhan Madiun Dipecat dari Kesatuannya]. Namun, menyusul bentrok dengan polisi, niat itu diundur. Dan baru sekarang rencana tersebut terwujud. Kerelaan melepas para prajurit juga diakui keluarga mereka.

Sementara itu, sekitar 1.000 pengungsi yang berada di Kabupaten Bireun meninggalkan lokasi pengungsian untuk kembali ke rumah. Mereka berniat melakukan panen raya di areal pertanian masing-masing. Sebagian dari pengungsi yang berasal dari Desa Kepuk Tumeng ini menggunakan mobil bak terbuka untuk menuju rumah masing-masing, sedangkan sebagian lagi berjalan kaki. Sejauh ini, bantuan senilai Rp 50 miliar untuk pengungsi yang berada di Kabupaten Biruen belum tersalurkan. Bantuan ini adalah tahap pertama dari total nilai bantuan senilai Rp 180 miliar yang akan disalurkan bagi rakyat Aceh [baca: Bantuan untuk Pengungsi Aceh Disalurkan Besok].(SID/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya