Liputan6.com, Jakarta Penyelenggara MotoGP Dorna akhirnya mengambil keputusan darurat terkait ramalan cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di MotoGP Australia pada hari Minggu (22/10/2023). Seperti diberitakan sebelumnya, MotoGP Australia dibayangi cuaca ekstrem di hari Minggu.
Ramalan cuaca melaporkan kemungkinan terjadinya angin kencang dengan kecepatan 80 km/jam di sirkuit Phillip Island saat balapan hari Minggu. Selain itu, ada kemungkinan 70 sampai 80 persen turun hujan.
Advertisement
Maka itu, Dorna pun memutuskan untuk memindahkan balapan hari Minggu menjadi hari Sabtu. Balapan utama ditukar jadwalnya dengan sprint race yang harusnya digelar Sabtu.
Wacana ini sudah disuarakan pembalap Pramac Ducati, Johann Zarco. Sebelum MotoGP Australia berlangsung, dia menyuarakan masukan agar balapan utama ditukar dengan sprint race agar pembalap mendapatkan poin maksimal.
"Karena adanya ramalan cuaca hujan dan basah pada 22 Oktober. Jadwal untuk MotoGP Australia sudah diupdate," tulis Dorna dalam pernyataannya.
"Balapan utama MotoGP Austraia sekarang bakal digelar pada Sabtu 21 Oktober. Sedangkan sprint race dijadwalkan 22 Oktober kalau cuaca memungkinkan."
Pembalap Jalani Jadwal Super Padat
Dengan keputusan ini, para pembalap bakal menjalani jadwal yang super padat pada Sabtu. Selain latihan bebas ketiga, pembalap juga akan menjalani kualifikasi.
Setelah itu, mereka akan langsung menjalani balapan yang akan menguras energi. MotoGP Australia bakal digelar 27 lap.
"Keputusan ini diambil secara cepat agar bisa memberi garansi aksi terbaik dan paling selamat untuk semua peserta dan fans yang menghadapi MotoGP Australia," tulis Dorna.
Sedangkan balapan Moto2 dan Moto3 tetap digelar pada hari Minggu. Ini membuat balapan di kelas lebih bawah di MotoGP itu diragukan bisa terselenggara.
Brad Binder Tercepat, Bagnaia Kembali Gagal ke Kualifikasi 2 Langsung
Sementara itu, setelah Jorge Martin kuasai FP1, giliran pembalap Red Bull KTM Factory, Brad Binder yang kuasai FP2 MotoGP Australia yang sekaligus menjadi penentu kelolosan ke kualifikasi 2.
Brad Binder menorehkan waktu tercepat 1 menit 27,943 detik. Ini jauh lebih tajam dari catatan waktu Jorge Martin yang kali ini hanya berada di posisi keempat dengan jarak 0,279 detik.