30 Fakta Seru Drakor Moving yang Season Keduanya Dinantikan Fans, Termasuk Alasan Khusus Memiliki 20 Episode

Banyak cerita di balik layar drakor Moving yang baru tamat pada 20 September kemarin.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 22 September 2023, 10:00 WIB
Banyak cerita di balik layar drakor Moving yang baru tamat pada 20 September kemarin. (Foto: Instagram/ disneypluskr)

Liputan6.com, Jakarta Drama Korea Moving baru saja tamat di episode 20 hari Rabu (20/9/2023) kemarin. Tak lama setelahnya, akun media sosial Disney Plus Hotstar—platform streaming yang menayangkan drakor ini—diberondong permintaan untuk memberi lampu hijau produksi Moving Season 2.

“Hallo kakak Disney, aku mau nyumbang 10 ribu rupiah untuk ikut berpartisipasi rilisnya season 2 moving.. bisa transfer via d*na?” tulis pengguna Instagram @ loud***** dalam kolom komentar Instagram Disney Plus Hotstar Indonesia.

Moving sendiri adalah salah satu proyek ambisius dari Disney Plus. Tak hanya menggandeng nama-nama besar di Korea Selatan, skala produksi dalam drakor ini juga tak bisa dibilang main-main.

Toh hasil yang didapat juga bukan kaleng-kaleng. Dalam minggu perdana penayangannya, Moving menjadi drakor yang paling banyak ditonton di Disney Plus Hotstar di seluruh Asia Pasifik berdasarkan jam tayang.

Moving juga sampai saat ini menjadi premiere terbesar dalam sejarah Disney Plus Korea, berdasarkan jam tayang pada minggu pertama penayangannya.

Nah, sembari menanti kepastian untuk Moving Season 2, yuk simak lagi deretan fakta menarik drakor ini, dilansir dari berbagai sumber.


Jumlah Episode Awal

Ini adalah potongan adegan dibalik layar drakor Moving episode 17, di mana Jang Hui Soo dan Kim Bong Seok dikejar oleh agen Korea Utara. (Foto: Instagram/ goyounjung)

1. Moving merupakan adaptasi dari webtoon karya Kang Full, yang dalam drakor ini bertindak sebagai penulis naskah. Ini adalah naskah drama pertama yang ia kerjakan.

2. Dalam wawancara dengan Korea Times, Kang Full menjelaskan awalnya drakor ini hanya diproyeksikan memiliki 12-16 episode. Ia mengajukan diri menjadi penulis naskah, dengan syarat episodenya ditambah menjadi 20.

3. Kang Full mengatakan alasan ia meminta 20 episode, adalah untuk memasukkan narasi mendalam dan hal-hal yang tidak bisa ia gambarkan di versi komik.

4. Kang Full terlibat langsung dalam proses casting. Pemain pertama yang bergabung, adalah Jo In Sung.

5. Jumlah shot yang menggunakan efek khusus di drakor ini jumlahnya mencapai angka 7.540. Rata-rata film blockbuster memiliki sekitar 1.900 hingga 2.000 adegan dengan efek khusus. Ada 60 studio VFX di sembilan negara yang mengerjakan Moving agar drakor ini tayang tepat waktu.

Lanjut Baca:

6. Jo In Sung bergabung dalam Moving karena daerah yang ditampilkan dan webtoon aslinya terletak di daerah tempatnya tinggal dulu. Mulai dari distrik Gangdong, Poongnap-dong, hingga wilayah tetangga, membuat sang aktor merasa terkoneksi dengan kisah ini. 7. Sejak awal bergabung, Jo In Sung sudah kepikiran bagaimana ia akan menampilkan gaya Doo Shik saat terbang. Dalam pertemuan pertama dengan Kang Full, ia memeragakan beberapa pose terbang versinya. 8. Jo In Sung menjelaskan ada hari-hari di mana ia seharian syuting dalam kondisi digantung, untuk adegan terbang. 9. Saking seringnya syuting, ia sempat kapok syuting dalam keadaan digantung. 10. Ketampanan Jo In Sung sempat bikin sutradara Park In Je kebingungan. Pasalnya, parasnya dianggap terlalu tampan untuk orang yang hidup miskin dalam persembunyian dan menjadi pekerja perkebunan.    

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya