Permudah Pemantauan Menekan Angka Stunting
Meski demikian, ASA mengaku Si-Amazing bukan tidak memiliki tantangan. Sebab kondisi demografis Bengkulu Utara terbilang cukup luas, yaitu 16 kecamatan, 215 desa dan 5 kelurahan. Artinya, data menjadi acuan guna percepatan penurunan stunting.
Jadi otomatis kita butuh data by name by address, makanya kita bikin sistem hasil musyawarah mufakat dari para pemangku kepentingan tahun 2022, tercetuslah sistemnya bernama Si-Amazing yang bisa diakses semua kalangan,” ungkap ASA.
ASA berharap, dengan Si-Amazing tidak hanya pihak otoritas pemerintah yang dapat melihat situasi stunting di Bengkulu Utara. Namun juga masyarakat umum yang hendak meninjau dan mengadukan keluhan bisa cepat tertangani hanya dengan aplikasi di ponsel pintar.
“Masyarakat bisa akses bisa mengadu memberi masukan, melalui smart phone jadi Alhamdulila pada Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) di Palembang kita Bengkulu Utarq menjadi satu-satunya kabupaten se-Indonesia untuk memaparkan Si-Amazing ini menjadi role model nasional!,” ASA memungkasi.