Jelang TC di Jerman, 3 Pemain Ini Paling Menjanjikan Permainannya di Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U-17 sudah menyelesaikan rangkaian uji coba di dalam negeri sebelum melakukan TC jangka panjang di Jerman. Ada tiga pemain yang paling menjanjikan permainannya.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 01 September 2023, 06:00 WIB
Pose dari pemain Timnas Indonesia U-17 sebelum pertandingan uji coba melawan Timnas Korea Selatan U-17 yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (30/8/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-17 sudah merampungkan deretan uji coba lokal saat kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan U-17, Rabu (30/8/2023). Timnas U-17 tampak menunjukkan kemajuan signifikan melawan tim Negeri Ginseng itu.

Pemain Timnas Indonesia U-17 berani mengambil bola, umpan-umpan akurat dan juga ambil inisiatif serangan cepat. Namun Garuda Nusantara masih punya kelemahan dalam penyelesaian akhir.

Seusai laga, pelatih Indonesia U-17, Bima Sakti memberikan apresiasi kepada skuad Garuda Asia yang sudah bekerja keras. Apalagi dia merasa anak asuhnya sudah menjalankan skema yang dia inginkan.

"Alhamdulillah kami bisa melalui pertandingan hari ini lawan tim level yang di atas kita. Korea Selatan adalah runner-up Piala Asia U-17 2023," kata Bima Sakti seperti dikutip situs PSSI.

"Dari segi taktik, game plan alhamdulillah bisa jalan meski kami kalah. Terimakasih ke pemain, sudah menjalankan skema yang kami buat," tambahnya.

Timnas Indonesia U-17 memang kurang beruntung saja kebobolan oleh Korsel U-17. Bola tepisan kiper Ikram Al Giffari bisa disambar langsung oleh Baek Gaon sehingga menjadi satu-satunya gol di pertandingan uji coba melawan runner up Piala Asia U-17 lalu ini.

 


Transisi Permainan Timnas Indonesia U-17 Perlu Perbaikan

Pemain Timnas Korea Selatan U-17, Jin Taeho (tengah), mengontrol bola dan berusaha melwati hadangan pemain Timnas Indonesia U-17,Muhammad Aulia Rahman Arif (kanan), dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (30/8/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

 

Bima Sakti menilai transisi dari bertahan ke menyerang Garuda Nusantara masih perlu perbaikan. Sedangkan di lini serang, dia menyoroti kurang adanya chemistry antar pemain.

"Kita memang fokus ke defense. Dua minggu kita di Solo dan di Jakarta latihan defense dan dua minggu latihan attacking," katanya.

"Menyerang masih perlu chemistry, itu menjadi evaluasi kita. Apalagi striker Arkhan Kaka baru bergabung semalam," jelas Bima Sakti.

Di balik kekurangan yang ada di Timnas U-17, ada 3 pemain yang paling menonjol permainannya siapa saja? Simak di halaman berikutnya.

 


1. Riski Afrisal

Pemain Timnas Indonesia U-16, Muhammad Riski Afrisal (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Riski Afrisal menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-17 yang pantas mendapatkan acungan jempol di laga melawan Korea Selatan. Dia beberapa kali tampak ambil inisiatif serangan dan berani melewati barisan pertahanan Korea Selatan U-17.

Riski Afrisal memang bukan nama baru untuk skuad Garuda Nusantara. Pemain ini juga jebolan Timnas U-16 yang juara Piala AFF U-16 pada 2022 lalu.

Lanjut Baca:

Riski sepertinya bakal menjadi andalan bagi Bima Sakti di lini serang Timnas U-17. Bersama Givary Lotra dan Kafiatur Rizky, permainannya diharapkan makin berkembang dengan Timnas U-17 saat melakoni TC di Jerman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya