Rumor Kylian Mbappe Bikin Luis Enrique Ingin Tinggalkan PSG

Luis Enrique dikabarkan sudah jengah dan lelah mendengarkan seluruh rumor soal Kylian Mbappe yang tak bisa main untuk PSG. Dia pun terancam tak bisa mainkan sang bintang musim ini.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 04 Agustus 2023, 10:00 WIB
Pelatih asal Spanyol, Luis Enrique, resmi menjadi arsitek tim baru Paris Saint-Germain (PSG), Rabu (5/7/2023) malam WIB. (PSG.fr)

Liputan6.com, Paris- Luis Enrique baru memimpin Paris Saint-Germain atau PSG di pramusim. Namun belum apa-apa, pelatih asal Spanyol itu sudah ingin meninggalkan PSG.

Hal ini terjadi karena terus bergulirnya rumor Kylian Mbappe di media-media Paris. Fakta PSG yang juga menekan Mbappe juga tidak membuat Luis Enrique senang. Ahli transfer asal Italia, Fabrizio Romano mengungkapkan fakta soal jenuhnya Enrique dengan kondisi yang menghantam PSG.

Dia pun tak bisa berbuat banyak dalam skuat. Saat tur pramusim PSG ke Jepang, dia tak bisa membawa pemain terbaik dalam skuad Kylian Mbappe karena friksi dengan klub.

Fabrizio Romano mengaku dapatkan bocoran dari juru bicara PSG yang mengatakan Luis Enrique sudah pertimbangkan cabut dari klub. Romano pun lalu mengutip apa yang dikatakan Enrique.

"Rumor hari ini benar-benar konyol dan tak pada tempatnya," kata Enrique.

Luis Enrique dikabarkan tambah jengah setelah melihat berita di media Prancis Les Parieiens. Dia kaget membaca direktur sport Luis Campos yang membawanya ke Paris akan mundur.

 


Reaksi PSG soal Rumor Luis Enrique dan Luis Campos

Pelatih asal Spanyol, Luis Enrique,dikabarkan sudah ingin tinggalkan PSG gara-gara rumor dan tekanan kepada Kylian Mbappe. Dia mulai merasa tak nyaman melatih di klub asal Paris itu (AFP)

PSG dikabarkan langsung bereaksi dengan rumor mundurnya Luis Enrique dan Luis Campos. Fabrizio Romano pun mengabarkan lagi apa komentar PSG.

"Paris Saint-Germain sebut rumor Luis Enrique dan Luis Campos pergi sebagai hal yang tak masuk akal," tulis Romano.

PSG memang dalam kondisi yang tak sehat. Faktanya, Kylian Mbappe juga punya ikatan baik dengan Luis Campos bahkan sejak masih di AS Monaco.

Luis campos membela Mbappe yang saat itu bakal didepak pelatih akademi. Campos langsung memecat pelatih akademi tersebut.

 


Luis Campos Jadi Penghubung Real Madrid

Kylian Mbappe. Striker Prancis berusia 24 tahun milik PSG ini sebenarnya memiliki jumlah yang sama dengan Erling Haaland dalam raihan hattrick bersama PSG pada tahun 2022 sebanyak 4 kali hattrick di ajang Ligue-1 dan Piala Prancis. Namun Kylian Mbappe layak dinobatkan sebagai raja hattrick di liga top Eropa dengan kesuksesannya mencetak 1 kali hattrick pada ajang Piala Dunia 2022 bersama Timnas Prancis. Hattrick kelimanya tersebut di cetak saat partai final Piala Dunia 2022 kala The Bleus dikalahkan Argentina melalui adu penalti 4-2 (3-3). (AFP/Franck Fife)

 

Vitalnya peran Luis Campos juga dimanfaatkan Real Madrid. Seperti dilansir Marca, Madrid kabarnya juga meminta bantuan Luis Campos untuk meyakinkan Kylian Mbappe agar mau pindah ke Madrid.

Namun pada 2021 lalu, bujukan Campos gagal. Kylian Mbappe memilih untuk memperpanjang kontraknya di PSG dan Nasser Al Khelaifi mengangkat Luis Campos jadi Direktur Sport.

 


Luis Enrique Kecewa dengan Kemungkinan Tak Bisa Mainkan Mbappe

Pelatih asal Spanyol, Luis Enrique,dikabarkan sudah ingin tinggalkan PSG gara-gara rumor dan tekanan kepada Kylian Mbappe. Dia mulai merasa tak nyaman melatih di klub asal Paris itu (AFP)

 

Luis Enrique juga dikabarkan kecewa dengan fakta tak bisa memainkan Kylian Mbappe meski bertahan di PSG. Konon, ini bisa jadi hukuman dari PSG yang ogah melepasnya dengan gratis musim depan.

Lanjut Baca:

Ini tentu suasana tak mengenakkan bagi seorang pelatih. Secara teknis dan taktik, dia butuhkan Mbappe tapi dijegal oleh klub. Kalau Luis Enrique hengkang, ini bakal jadi sejarah tersendiri di sepak bola Eropa. Dimana pelatih pergi saat liga belum dimulai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya