Masyarakat Antiskandal Bank Lippo Memprotes BPPN

Koalisi Masyarakat Antiskandal Bank Lippo melayangkan surat terbuka ke Kepala BPPN selaku pemegang saham mayoritas. Komposisi komisaris Bank Lippo dianggap didominasi wakil Lippo.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 April 2003, 05:37 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Penetapan komisaris dan direktur Bank Lippo sudah selesai. Tapi, protes terhadap komposisi komisaris masih bergulir. Suara keras antara lain datang dari Koalisi Masyarakat Antiskandal Bank Lippo di antaranya Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG), Indonesian Corruption Watch (ICW), dan analis pasar modal Lin Che Wei. Lin Che mengatakan dua dari enam wakil pemerintah yang dicalonkan Badan Penyehatan Perbankan Nasional dan terpilih sebagai direksi Bank Lippo adalah orang lama yang duduk di grup tersebut.

Penunjukan Salim Rajiman dan Samuel B. Ishak tersebut akan menimbulkan benturan kepentingan sehingga keduanya dianggap tidak bisa mewakili kepentingan publik dan negara. Demikian keterangan Lin Che Wei di Jakarta, Jumat (25/4). Dia menambahkan, keberatan para anggota koalisi tersebut antara lain diutarakan melalui surat kepada BPPN sebagai pemegang saham terbesar, 59 persen. Mereka mempertanyakan sejumlah nama komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Lippo pada 15 April silam [baca: Mochtar Riady Tetap Preskom Bank Lippo].

Salim Rajiman pernah bertugas sebagai pegawai biro hukum sejak 1982 dan menjadi komisaris Bank Lippo sejak 1998 sampai 2000. Dia juga ikut meneken kontrak Perjanjian Investasi, Manajemen dan Kinerja Usaha (IMPA) sebagai satu wakil dari controlling shareholder Bank Lippo. Sedangkan Samuel B. Ishak adalah mantan pejabat Bank Lippo Cabang Los Angeles, Amerika Serikat, dan Lippo Pacific Finance. Dengan demikian, komposisi wakil dari Lippo yang duduk di kursi komisaris lebih dominan dibanding wakil pemeritnah. Apalagi, presiden komisaris bank ini masih dipegang Mochtar Riady dengan wakilnya I Nyoman Tjager yang dikenal dekat dengan Kelompok Usaha Lippo.(TNA/Susanti Jo dan Pepet)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya