Gara-Gara Ulah The 1975, Fans Coldplay Waswas Chris Martin Cs Tak Jadi Datang ke Indonesia

Sejumlah penggemar Coldplay di Indonesia ikut waswas akibat ulah The 1975 yang seolah ingin membela hak kaum LGBTQ, namun caranya dengan mengecam peraturan di Malaysia serta aksi ciuman antara dua personel.

oleh Ruly RiantrisnantoDiperbarui 24 Juli 2023, 16:07 WIB
Aksi panggung Chris Martin yang melompat saat tampil di Super Bowl 50 NFL di Santa Clara, California pada tanggal 19 Agustus 2016. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez, File)

Liputan6.com, Jakarta Aksi kontroversial band The 1975 di Malaysia pada Jumat (21/7/2023) yang membuat mereka masuk daftar hitam Pemerintah Negeri Jiran hingga akhirnya batal tampil di Indonesia, rupanya membuat sejumlah penggemar Coldplay ikut waswas.

Pasalnya, seperti kita tahu, The 1975 seolah ingin membela hak kaum LGBTQ, namun caranya dengan mengecam peraturan di Malaysia serta aksi ciuman antara dua personel The 1975, Matty Healy dan Ross MacDonald, tak hanya membuat rakyat Malaysia geram, namun juga dunia.

Sementara itu, vokalis Coldplay, Chris Martin, pernah menyatakan dukungannya kepada kaum LGBTQ secara terbuka. Coldplay malah pernah diprotes oleh beberapa pihak di Malaysia dan Indonesia setelah Chris Martin dan kawan-kawan mengumumkan daftar negara yang akan dikunjungi tahun ini.

Sejumlah ungkapan dari warganet kalangan penggemar Coldplay bisa dilihat melalui Twitter. Tampak beberapa di antara mereka cemas serta menduga-duga apa yang akan terjadi selanjutnya setelah aksi Matty Healy yang membuat nama bandnya, The 1975, tercoreng.


Ungkapan Waswas Fans Coldplay Akibat Ulah The 1975

The 1975 (AFP / Theo Wargo / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

"Gmna ya klo kira2 berita ini sampe ke dengeran ke coldplay?? scr Coldplay kan jg dukung LGBTQIA+, walaupun mrk ga kaya the 1975 yg bkl sengaja kissing di stage, tb2 kepikiran hmmm 😕," tulis seorang warganet di Twitter.

"All this The 1975 hullabaloo only got me worried of one thing and one thing only; takut diorang cancel Coldplay je nanti. Oh please don’t 😩," ungkap yang lain.

"Ini lama2 ngefek ke coldplay juga🥲," kata warganet lainnya.

"The 1975 yang ga pake atribut lgbt aja diusir, apalagi coldplay 💀💀," kata seorang warganet lagi.

Namun begitu, masih banyak yang optimis Coldplay akan tetap menghormati masyarakat Indonesia dengan tidak membawa atribut LGBTQ ke atas panggung. 

 


Rencana Penampilan Coldplay di Indonesia

Vokalis Coldplay, Chris Martin tampil di Stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, Rabu 5 Juli 2023. (Mads Claus Rasmussen/Ritzau Scanpix via AP)

Konser grup band Coldplay rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 15 November 2023.

Penjualan tiket konser ini dimulai sejak 17 hingga 19 Mei 2023 dan langsung laris hanya dalam hitungan menit. Dari yang harganya mahal hingga yang termurah.

Lanjut Baca:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan rencananya akan ikut menonton konser grup band asal Inggris itu dan mengaku sudah mendapat tiket untuk menonton Chris Martin dan kawan-kawan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya