Bima Sakti Sudah Coret Satu Nama di Skuad Sementara Timnas Indonesia U-17

Bima Sakti sudah memulangkan satu nama di skuad Timnas Indonesia U-17. Ini merupakan salah satu langkah promosi degradasi di seleksi garuda Asia jelang Piala Dunia U-17.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 21 Juli 2023, 00:02 WIB
Bima Sakti sudah memutuskan untuk mencoret satu pemain dari 34 pemain yang sudah dipanggilnya sejak awal (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti akan melakukan promosi degradasi selama pemusatan latihan di Jakarta. Maka itu, dia pun sudah mulai mencoret satu pemain dari 34 pemain yang sudah dipanggilnya.

Bima mengatakan saat ini skuad Timnas Indonesia U-17 berisi 32 pemain, dan ia masih akan mencoret beberapa pemain lagi. Namun di sisi lain, Bima juga masih membuka pintu untuk masuknya pemain-pemain hasil seleksi yang dilakukan di beberapa daerah di Tanah Air.

"Afrizal (Muhammad Afazriel.red) dari Sumatera Utara, Asahan, kami pulangkan. Nanti juga ada beberapa pemain lagi akan kami pulangkan," kata Bima seperti dikutip antara.

"Sebab kami akan memanggil beberapa pemain yang sudah dilihat di beberapa daerah, tapi beberapa daerah bulan Agustus (baru bergabung), ada beberapa di luar seleksi 12 kota itu. Rencana ada enam sampai tujuh pemain masuk lagi kami lihat nanti," tambahnya.

Bima menyatakan bahwa meski tim yang dipersiapkannya saat ini masih dihuni banyak pemain, ia masih membuka pintu untuk pemain-pemain hasil seleksi di berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan untuk skuad final yang main di Piala Dunia U-17, Bima masih menunggu regulasi terakhir yang dikeluarkan FIFA.

"Untuk berangkat (pemusatan latihan) di Jerman, kami akan lihat regulasi untuk Piala Dunia berapa jumlahnya. Kalau AFF kemarin kan 28 (pemain). Kemudian kalau di kualifikasi (Piala Asia) kemarin 23 (pemain), di Piala Dunia U-17 otomatis juga mungkin lebih banyak," ucap pria kelahiran Balikpapan itu.

 


Bima Sakti Masih Menunggu dan Seleksi Pemain Diaspora yang Lain

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti (kiri) saat memimpin sesi latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/7/2023). Latihan tersebut digelar guna persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 yang akan digelar 10 November hingga 2 Desember 2023 di Indonesia. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Timnas U-17 juga masih menunggu beberapa pemain diaspora Indonesia yang masih belum dapat mengikuti pemusatan latihan karena masih membela klub. Bima pun meyakini bahwa para pemain diaspora tersebut masih dapat menyusul untuk mengikuti seleksi setelah tugasnya di klub selesai dikerjakan.

"Kami masih menunggu Welber (Halim), tapi setelah kami komunikasi dengan orang tuanya, mereka menyampaikan bahwa masih ada kompetisi Sao Paulo, sekarang berada di Rio (de Janeiro). Mungkin setelah kompetisi baru bergabung. Tidak apa, karena di sana dapat latihan dan kompetisi yang bagus," ujar Bima.

Lanjut Baca:

Bima juga menegaskan bahwa meski terdapat beberapa pemain yang sempat menjadi anak asuhnya di timnas U-16, ia sama sekali tidak memberikan keistimewaan kepada para pemain tersebut. "Kamu bukan berarti nyaman di sini walaupun kamu sudah main di Liga 1. Saya bilang, tidak ada yang pasti, kalian di sini semua sama. Kalau kalian tidak konsisten, ya diganti sama pemain lain," tegasnya. Setelah melakukan seleksi, timnas U-17 akan melakukan pemusatan latihan di Bali dan selanjutnya terbang ke Jerman sekira September untuk beruji coba dengan beberapa klub di sana. Rencananya di Jerman, timnas U-17 akan beruji tanding dalam format turnamen mini yang diikuti tim-tim junior Liga Jerman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya