Liputan6.com, Jakarta - Penjaga gawang andalan Manchester United, David De Gea tak kunjung memperpanjang masa baktiknya di Old Trafford. Kontrak kiper asal Spanyol itu akan segera habis akhir bulan ini dan kontrak baru masih belum ditandatangani.
Diketahui penyebab David De Gea tidak ingin menandatangani kontrak tersebut adalah karena ia tidak menerima pemotongan gaji atas gajinya saat ini.
Advertisement
Oleh karena itu, dengan masa depan De Gea yang tidak jelas, United diperkirakan akan segera membuat pergerakan untuk mendatangkan kiper Inter Milan, Andre Onana.
Seperti diketahui, belakangan Onana santer dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford. Media Italia Sport Mediaset pun menjelaskan jika kiper asal Kamerun itu ‘selangkah lagi’ untuk bergabung dengan skuad Erik ten Hag.
Inter sendiri dikabarkan tidak akan melepas kiper berusia 27 tahun itu dengan harga murah. Nerazzurri akan meminta mahar sebesar 50 juta euro untuk tanda tangan Onana.
Bukan tanpa alasan, performa gemilang Onana di bawah mistar telah membantu Inter Milan untuk mencapai final Liga Champions pertama setelah lebih dari satu dekade.
Selain itu, eks kiper Ajax tersebut telah bermain sebanyak 41 kali di dalam skuad Simone Inzaghi, mencatatkan 20 clean sheets membantu klubnya finis di posisi ketiga klasemen Serie A dan membantu mengamankan tiket untuk Liga Champions musim depan.
Siap Menggandakan Gaji
Lebih lanjut, Manchester United dilaporkan juga siap untuk menggandakan gaji Andre Onana jika ia bersedia bergabung ke Old Trafford.
Melansir dari La Gazetta dello Sport, Onana saat ini menghasilkan 3 juta euro per musim dan United bersedia menggandakan jumlah itu seandainya ia pindah. Jika melihat situasi saat ini, bukan sesuatu yang sulit untuk membujuk Onana bergabung dengan Setan Meran, tetapi Man United perlu berusaha untuk mencapai kesepakatan dengan Inter Milan.
Dalam laporan tersebut juga menyatakan bahwa Inter mencari 50 – 60 juta euro untuk Onana. Hingga saat ini United belum mengajukan tawaran resmi untuk Onana dengan mereka sedang dalam proses menjual Dean Henderson.