Suporter Terbelah saat Lawan The Daddies di 16 Besar Indonesia Open 2023, Pramudya/Yeremia Maklum

Ganda putra bulu tangkis Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memaklumi kejadian terbelahnya suporter ketika mereka menghadap Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di babak 16 besar Indonesia Open 2023, Kamis (15/6/2023).

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 16 Juni 2023, 07:30 WIB
Ganda putra bulu tangkis Indonesia usai memenangkan laga melawan senior sekaligus kompatriotnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan alias The Daddies, di babak 16 besar Indonesia Open 2023 pada Kamis (15/6/2023). (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Liputan6.com, Jakarta Ganda putra bulu tangkis Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memaklumi kejadian terbelahnya suporter di babak 16 besar Indonesia Open 2023.

Pasangan yang menduduki peringkat 26 dunia itu memang baru saja mengunci tiket ke perempat final usai berjaya dalam pertandingan putaran kedua di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Kamis (15/6/2023).

Pramudya/Yeremia yang dipaksa terlibat perang saudara dengan senior sekaligus rekan senegaranya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berhasil memetik kemenangan tiga game, 18-21, 21-19, 23-21.

Akan tetapi, sempat terjadi polarisasi dari kubu suporter yang menyaksikan langsung laga 16 besar Indonesia Open 2023. Sebagian besar penggemar terdengar menyaruakan dukungan bagi The Daddies. Hanya segelintir fans yang memberi sorakan penyemangat bagi Pramudya/Yeremia.

Ganda putra muda Indonesia itu pun sadar akan sikap yang ditunjukkan suporter. Walau demikian, mereka mengaku maklum lantaran Ahsan/Hendra memang merupakan pebulu tangkis termasyhur yang sudah mengantongi lebih banyak gelar serta pengalaman.

"Iya dong, pasti kedengaran (suara suporter yang banyak mendukung The Daddies di Istora)," ungkap Pramudya saat ditemui di mixed zone selepas pertandingan pada Kamis (15/6/2023).

"Kalau saya sih lebih ke wajar (melihatnay), karena mereka (The Daddies) kan experience-nya lebih banyak, title-nya lebih banyak, ya, jadi harap maklum lah. Mereka lebih terkenal," imbuh pebulu tangkis berusia 22 tahun itu.


Kemenangan Perdana atas The Daddies

Pebulutangkis Ganda Putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (hadap lensa) usai melawan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada babak 16 Besar Turnamen Indonesia Open 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (15/6/2023). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sekadar informasi, keberhasilan Pramudya/Yeremia menaklukkan Ahsan/Hendra di babak 16 besar Indonesia Open 2023 menandai kali pertama keduanya berjaya atas The Daddies di turnamen resmi.

Melansir informasi di situs BWF Tournament Software, Pramudya/Yeremia sejatinya sudah empat kali bersua dengan Ahsan/Hendra di berbagai kompetisi. Sayangnya, daari empat pertemuan tersebut, tak satu pun yang mamu dimenangkan oleh pasangaan muda Indonesia.

Adapun duel teranyar duo ganda putra Merah Putih tersaji di All England 2023. Kala itu, Pramudya Yeremia harus mengakui keunggulan lawan usai takluk 23-25 dan 18-21 dari Ahsan/Hendra.

"Rasanya senang banget (bisa pecah telur), ya. Akan tetapi, harus disadari besok masih ada pertandingan lagi. Jadi ya cukup senang hari ini, tapi besok harus fokus lagi," ucap Pramudya kepada awak media.

Lanjut Baca:

"Kami dari empat pertemuan kemarin, menang satu game saja enggak, jadi (kalahnya) straight semua. Hari ini kita bisa menang, ya berarti ada progresnya (dari penampilan kami)," kata dia menambahkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya