Liputan6.com, Jakarta Lionel Messi membuat kejutan di akhir musim 2022/2023. Megabintang Timnas Argentina itu untuk bergabung dengan klub MLS Inter Miami ketimbang pulang ke klub lamanya, Barcelona.
Seperti diketahui, La Pulga memang bakal kehabisan kontrak di Paris Saint-Germain (PSG) dalam waktu dekat. Pesepak bola berusia 35 tahun itu cuma diikat kesepakatan hingga 30 Juni 2023 oleh sang raksasa Prancis.
Advertisement
Sejumlah klub lantas dikaitkan dengan kepindahan Messi jelang bursa transfer musim panas. Blaugrana menjadi salah satunya. Pihak klub konon berambisi memulangkan pemain legendanya ke markasnya mereka.
Akan tetapi, sudah menjadi rahasia umum bahwa Barcelona punya beberapa persoalan finansial yang harus diselesaikan demi mewujudkan transfer tersebut. Di sisi lain, ketertarikan dari klub Arab Saudi juga menjadi opsi yang sering dibahas.
Kubu Timur Tengah bahkanbersedia memberi tawaran fantastis bagi pemain yang sudah tujuh kali memenangkan Ballon d’Or itu. Lionel Messi juga berpeluang kembali mengecap persaingan dengan rival abadinya Cristiano Ronaldo yang kini berseragam Al-Nassr.
Namun, rumor transfer tersebutmusnah seketika setelah Messi mengambil keputusan terkait masa depannya. Alih-alih berkompetisi di La Liga Spanyol atau Saudi Pro League, sang pemain justru memilih menjajal MLS bersama Inter Miami.
Dalam wawancaranya bersama media Spanyol, Sport dan Mundo Deportivo, La Pulga pun mengungkap alasan di balik pilihannya menolak Barcelona demi hijrah ke Amerika. Penggawa internasional Argentina mengaku tak ingin mengulangi pengalaman tertentu jika kembali ke raksasa Catalan.
Alasan Lionel Messi Batal Pulang ke Barcelona
“Ya, sejujurnya, saya sangat ingin (kembali ke Barcelona), saya sangat bersemangat bisa kembali (ke sana),” tutur Messi kepada Sport dan Mundo Deportivo pada Rabu (7/6/2023) waktu setempat, seperti dilansir dari Metro.
“Akan tetapi di sisi lain, setelah mengalami hal-hal yang pernah saya rasakan serta (momen) saya keluar (dari Barcelona), saya tidak ingin berada di situasi yang sama lagi – (situasi di mana saya hanya bisa) menunggu dan melihat apa yang akan terjadi, serta menyerahkan masa depan ke tangan orang lain. Boleh dibilang begitu.”