Liputan6.com, Jakarta Ganda putra bulu tangkis Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana sukses menyusul rekan senegaranya Kevin/Marcus alias The Minions ke semifinal Thailand Open 2023.
Kepastian ini didapat setelah wakil Indonesia menumbangkan perlawanan pasangan Chinese Taipei Lu Ching Yao/Yang Po Han lewat pertarungan sengit tiga game, 21-18, 19-21, 21-17, di babak delapan besar pada Jumat (2/6/2023).
Advertisement
Fikri/Bagas tampil cukup menjanjikan di awal game pertama. Pasangan yang pernah merebut gelar juara All England 2022 itu mampu memimpin tiga angka dengan 9-6 atas pasangan Chinese Taipei.
Malang, dominasi Fikri/Bagas mendadak diruntuhkan oleh lawan jelang interval. Lu/Yang yang meraih tambahan angka beruntun sukses menyamakan kedudukan menjadi 10-10.
Pasangan Indonesia berupaya mengambil alih kendali setelah unggul tipis 11-10 di interval. Akan tetapi, permainan agresif yang diperlihatkan Lu/Yang selepas jeda membuat Fikri/Bagas berada justru di posisi minor 12-14.
Pasangan Indonesia lagi-lagi harus bekerja keras demi mengikis ketertinggalan dari kubu lawan. Fikri/Bagas akhirnya berhasil kembali memanaskan persaingan setelah mencetak angka penyeimbang menjadi 14-14.
Drama kejar-kejaran skor pun tak terhindarkan setelahnya. Duo pasangan saling bergantian meraih tambahan poin. Beruntung Fikri/Bagas tak membiarkan situasi itu bertahan terlalu lama. Mereka menciptakan keunggulan empat angka, 19-15, jelang akhir laga.
Lu/Yang nyaris mengancam peluang wakil Indonesia untuk mengamankan game pertama setelah mendekatkan torehan skor menjadi 19-17. Akan tetapi, Fikri/Bagas yang tampil solid mampu memastikan kemenangan setelah unggul 21-18 atas pasangan Chinese Taipei.
Fikri/Bagas bermain lebih percaya diri memasuki game kedua. Bekal kemenangan pada set sebelumnya mampu mendongkrak semangat wakil Indonesia untuk melesat dengan 7-3. Namun, Lu/Yang lagi-lagi menunjukkan performa ulet.
Dalam sekejap, mereka sudah berhasil mendekatkan perolehan poin menjadi 7-6. Skor imbang pun kembali tercipta di kedudukan 9-9 dan 10-10. Setelahnya, penggawa Chinese Taipei mencuri satu angka tambahan, sehingga pasangan Indonesia mau tak mau berada pada posisi minor 10-11 saat interval.