Liputan6.com, Jakarta Ganda putra bulu tangkis Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani gagal merebut tiket ke babak semifinal Thailand Open 2023.
Langkah mereka kandas di fase delapan besar usai ditaklukkan oleh wakil China Liang Wei Keng/Wang Chang lewat pertarungan sengit tiga game 21-16, 15-21, 12-21 pada Jumat (2/6/2023) sore WIB.
Advertisement
Sabar/Reza sejatinya tampil cukup percaya diri di awal game pertama. Keduanya mampu bermain cerdik hingga berhasil unggul 6-2 atas wakil Tiongkok pada permulaan laga.
Liang/Wang mencoba mengejar ketertinggalan hingga mendekati interval. Mereka sanggup mengumpulkan tambahan empat angka berturut-turut, yang membuat kedua pasangan menjadi hanya berselisih dua poin di kedudukan 9-7.
Beruntung, situasi tersebut dapat segera dipatahkan oleh Sabar/Reza. Ganda putra Indonesia mampu mencatatkan skor dominan 11-7 di jeda set pembuka.
Wakil Merah Putih melesat selepas jeda. Mereka tak memberi terlalu banyak ruang bagi pasangan China untuk mengembangkan permainan.
Kesalahan demi kesalahan sendiri yang dilakukan oleh kubu Liang/Wang turut memberi keuntungan buat Sabar/Reza. Ganda putra Indonesia mengoleksi tambahan angka berturut-turut yang membuat mereka unggul separuh skor, 18-9, di pengujung game pertama.
Akan tetapi, Liang/Wang lagi-lagi berupaya bangkit mendekati poin-poin kritis. Sabar/Reza yang gantian melakukan unforced errors sempat memberi angin segar buat lawan. Beruntung situasi ini tak bertahan lama. Sabar/Reza berhasil mengunci kemenangan di set pembuka dengan 21-16 atas wakil China.
Dominasi duo Indonesia berlanjut di game kedua perempat final Thailand Open 2023. Sabar/Reza yang aktif melancarkan serangan kembali memimpin perolehan poin dengan 3-0. Malang wakil China kali ini tak butuh waktu lama untuk mengejar ketertinggalan. Dalam sekejap, Liang/Wang sudah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Persaingan sengit tersaji setelahnya. Ganda putra China memaksa wakil Tanah Air terlibat dalam drama kejar-kejaran skor. Sabar/Reza pun harus rela tertinggal 10-11 di interval set kedua lantaran shuttlecock yang mereka kembalikan melebar dari bidang permainan lawan.