Liputan6.com, Jakarta Sejak dikaruniai bayi perempuan bernama Ameena Hanna Nur Atta pada 22 Februari 2022, sudut pandang Atta Halilintar soal keluarga berubah. Salah satunya dalam mendidik anak.
Atta Halilintar menyebut putrinya anak pandemi karena lahir saat wabah Covid-19 masih parah. Meski begitu, suami Aurel Hermansyah ini sadar bahwa terlalu protektif pada anak juga tak baik.
Advertisement
Atta Halilintar terkenang masa kecil, ketika ia punya cita-cita ingin jadi atlet. Selepas subuh, sekitar jam 5 pagi, ayah baby Ameena bangun lalu lari 3 km untuk menjaga daya tahan tubuh. Saking pengin jadi atlet, seminggu dua kali, bintang film Ashiap Man juga main sepak bola.
“Dari kecil pengin jadi atlet. Cuma gagal total. Karena memang support keluarga dulu kurang mendukung. Saya pernah bangun habis subuh terus lari 3 km, jam 4 atau 5 keliling,” kata Atta Halilintar.
Punya Fisik Yang Kuat
“Karena (saya) pengin punya fisik yang kuat. Terus aku main bola cukup rajin, seminggu bisa dua-tiga kali,” imbuhnya. Karena belum punya banyak uang, saat main sepak bola, Atta Halilintar nyeker.
Akibatnya, kakinya kerap berdarah karena jatuh atau berbenturan dengan pemain lain. Namun, Atta Halilintar berkeyakinan luka di kaki atau bagian tubuh lain adalah romantika perjuangan untuk jadi juara.
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Luka Itu Pasti Ada
Termasuk, ketika YouTuber dengan 30 jutaan pelanggan ini menekuni hobi naik vespa atau motor tua. Kaki baret atau tersengat knalpot panas sudah menjadi “makanan” sehari-hari baginya.
“Karena luka itu pasti ada. Dia main sepeda pasti ada lecet sedikit. Enggak usah dia, saya saja suka naik mostor vespa atau motor tua, mau membalap atau menyela kaki kegores, baret. Pernah kena knalpot juga,” ungkap Atta Halilintar.
Atta Halilintar menyampaikan ini dalam konferensi pers “Press Conference #JanganBerhenti Sedia Persiapan Mudik dengan Betadine” di Jakarta, baru-baru ini. Dalam acara ini terungkap data 44,7 persen risiko luka terjadi di rumah atau lingkungan sekitar dan 31,4 persen di jalan.