Liputan6.com, Jakarta Dorongan agar putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep, maju dalam pemilihan kepala daerah di Depok pada Pemilu 2024 nanti, terus bergulir.
Kali ini datang dari Aliansi Pemuda Peduli Perubahan Depok (AP3D) yang menggelorakannya.
Advertisement
"Kami saat ini sedang terus melakukan konsolidasi. Kami berhimpun dari berbagai latar belakang, lintas kelompok, lintas organisasi, termasuk lintas partai juga," kata Koordinator AP3D Muhammad Sholeh, dalam keterangannya, di Depok, Selasa (11/4/2023).
Dia menegaskan, berhimpun dan bergeraknya sejumlah elemen itu untuk satu tujuan. Yaitu, menjadikan Kaesang Pangareb sebagai Wali kota Depok periode 2024-2029. "Gerakan arus bawah ini sudah tak terbendung lagi," ungkap Sholeh.
Menurut dia, sejak pertama kali mencuat wacana suami Erina Gudono itu bakal dimajukan sebagai bakal cawali Depok, respon masyarakat Depok di bawah langsung menyambutnya dengan antusias.
"Kami sudah tidak sabar menyambut perubahan, perubahan menuju Depok yang lebih baik," jelas Sholeh.
Dia pun menambahkan, pihaknya akan segera mematangkan konsolidasi jaringan relawan dari berbagai komponen dan wilayah di Depok. "Tentu dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, karena hadirnya Mas Kaesang sejujurnya telah menghadirkan harapan baru bagi kami warga Depok," ungkap Sholeh.
Menurut dia, setidaknya dalam beberapa kurun waktu terakhir, tidak banyak kemajuan yang bisa dirasakan warga. Justru sebaliknya, lanjut Sholeh, sejumlah predikat negatif seperti makin menempel pada salah satu kota satelit dari ibukota tersebut.
"Mulai dari soal tata kota yang ruwet, hingga soal intoleransi. Karena itu, kami di sini rindu perubahan, Depok butuh perubahan," kata dia.
Calon Pesaing Kaesang
Sementara, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok akan mengikuti instruksi PKS Pusat. Hal itu disampaikan Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono.
Imam mengatakan, belum memikirkan terkait persiapan Pilkada Kota Depok, apalagi terkait nama yang bakal dicalonkan menjadi Wali Kota Depok. DPD PKS Kota Depok sedang fokus persiapan menghadapi Pemilu 2024 mendatang.
“Sebenarnya kita di DPD Kota Depok sedang fokus untuk Pemilu bukan buat Pilkada,” ujar Imam usai mengikuti kegiatan tarawih keliling di Kecamatan Pancoran Mas, Senin (10/4/2023) malam.
Saat disinggung namanya masuk dalam salah satu bursa calon Wali Kota Depok dari internal PKS, Imam mengaku akan siap mengikuti instruksi partai. Apabila DPP PKS menunjuknya sebagai calon Wali Kota Depok, dirinya akan siap menjalankan instruksi tersebut.
“Tapi kalau partai sebuah amanah untuk bisa dicalonkan, ya sebagai kader kita harus siap,” tegas Imam.
Saat disinggung jika Imam dicalonkan menjadi Wali Kota Depok dan Kaesang mencalonkan maju pada Pilkada Kota Depok, Imam tidak ingin berkomentar banyak. Imam mengaku ingin fokus pada DPD PKS menghadapi Pemilu 2024 dan tidak fokus dengan orang lain.
“Ya kalau kita fokus di kita, enggak fokus kepada orang lain,” ucap Imam.
Imam menjelaskan, pada Pilkada Kota Depok 2024 nanti, menurutnya siapapun dapat mencalonkan diri.
Saat disinggung apakah tidak gentar melawan Kaesang jika mencalonkan diri pada Pilkada Kota Depok, Imam mengaku fokus terlebih dahulu pada internal partai.
“Siapapun boleh mencalonkan tapi PKS sedang fokus untuk memenangkan pemilu, kita fokus internal kita, kalau orang lain terserah,” jelas Imam.