Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi antarklub akan segera kembali bergulir menyusul berakhirnya jeda internasional. Termasuk Liga Inggris yang akan memasuki pekan ke-29, dibuka dengan pertandingan antara Manchester City melawan Liverpool di Etihad Stadium, Sabtu (1/4/2023) pukul 18.30 WIB.
Melihat posisi kedua klub di klasemen liga sementara ini, laga tersebut akan menjadi duel hidup dan mati.
Advertisement
Bagi Man City, memperoleh poin penuh dari laga ini sangat penting untuk menjaga atau memangkas jarak dengan pimpinan klasemen Arsenal. Sementara The Reds di satu sisi juga sangat membutuhkan tambahan angka untuk memperbesar kesempatan finis di zona Liga Champions.
Skuad besutan Pep Guardiola saat ini berjarak delapan poin dengan The Gunners yang nyaman berada di puncak klasemen. Beralih ke tim tamu, pasukan Jurgen Klopp duduk di posisi enam dan terpaut tujuh poin dengan Tottenham Hotspur yang menghuni posisi empat.
Liverpool juga harus meladeni lawan-lawan berat dalam beberapa pertandingan berikutnya. Setelah bertandang ke Etihad Stadium, Liverpool dijadwalkan menghadapi Chelsea dan Arsenal dalam rentang waktu delapan hari.
Tentu saja ini akan menjadi tugas yang sangat berat bagi Jurgen Klopp untuk dapat menuntun para pemainnya merebut poin penuh dari ketiga pertandingan tersebut.
Tidak Ada Ruang untuk Kesalahan
Menanggapi pertandingan besar antara Manchester City dengan Liverpool, pandit Sky Sports Paul Merson menegaskan kepada tuan rumah bahwa tidak boleh ada ruang untuk kesalahan. Sebab, ada gelar juara yang dipertaruhkan dalam laga melawan The Reds.
“Ini adalah babak final bagi Manchester City. Mereka harus memenangkan pertandingan ini. Jika mereka menang, mereka akan memangkas jarak dengan Arsenal menjadi lima poin dan tekanannya akan kembali kepada Arsenal, yang juga masih memiliki beberapa pertandingan rumit ke depannya,” ucap Merson melalui Sky Sports.
Mantan pemain Arsenal tersebut menambahkan jika The Citizen tak mampu raih kemenangan dalam laga tersebut, maka dapat dikatakan harapan mereka untuk menjadi juara liga telah pupus.
“Jika City mendapat hasil imbang saja dan Arsenal menang melawan Leeds, itu artinya mereka akan berjarak 10 poin dan itu terlalu jauh. Itu adalah jarak yang akan membuat anda mulai berpikir jika ini semua sudah berakhir,” tambahnya.