Liputan6.com, Jakarta Indonesia terancam sanksi dari FIFA bila sampai gagal menggelar Piala Dunia U-20 yang rencananya berlangsung di enam kota, pada pertengahan tahun ini. Untuk itu, pemerintah Indonesia dan LOC (panitia lokal) harus bersinergi mempersiapkan hajatan akbar tersebut.
Pengamat sepak bola senior, Mohamad Kusnaeni menilai sanksi yang didapat Indonesia dipastikan bakal lebih berat dibanding 2016 silam bila sampai batal menggelar Piala Dunia U-20. Seperti diketahui, 7 tahun lalu, Indonesia sempat dibekukan FIFA gara-gara intervensi ke PSSI.
Advertisement
Saat itu, Indonesia dikucilkan dari pentas internasional. Dilarang tampil di ajang resmi internasional hingga mengakibatkan ranking Indonesia melorot drastis. Mimpi melihat Indonesia berprestasi makin jauh, karena secara ranking FIFA Tim Merah-Putih terlempar jauh.
Di level domestik pun kompetisi kian sulit mendapatkan sponsor kakap. Perusahaan berfikir ulang mau berinvestasi ke klub maupun PSSI. Ujungnya jika kondisi makin parah, pelaksanaan kompetisi akan tersendat karena masalah dana.
"Jangan sampai hal itu terjadi. Mimpi buruk buat sepak bola kita,” kata Kusnaeni dalam sesi diskusi bersama sejumlah pengamat sepak bola di Mal FX, Senayan, Jakarta Jumat (24/3).
Berkaitan dengan Piala Dunia U-20 akan lebih pelik. Jika gagal melaksanakan event tersebut Indonesia dianggap menodai kepercayaan yang diberikan FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola itu bakal dirugikan secara material dan inmaterial, karena pelaksaan event mereka kacau balau.
“Ancaman berat mengiringi Indonesia kalau sampai kejadian Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Jangan bermain-main dengan kesepakatan dibuat dengan FIFA,” kata Kusnaeni.
3 Langkah Merespons Kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20
Kekhawatiran para pengamat bukan tanpa alasan. Belakangan ini, penolakan terhadap kehadiran Israel sebagai peserta Piala Dunia U-20 2023 bukan mustahil bisa jadi pemicunya. Sikap ini sangat berseberangan dengan FIFA yang dikenal sebagai organisasi antidiskriminasi. Apalagi, menurut pria yang akrab disapa bung Kus tersebut, Israel secara sah menjadi peserta Piala Dunia U-20 setelah lolos dari kualifikasi dengan status runner-up pada Piala Eropa U-20 2022.
Kusnaeni menyatakan, sedikitnya ada tiga langkah yang harus dilakukan terkait penolakan Timnas Israel yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.