Pengalaman Fatimah Zahratunnisa dengan Bea Cukai Bikin Dokter Tirta Ragu-Ragu ke Jepang: Takut Bawa Balik Produknya

Kejadian yang dialami Fatimah Zahratunnisa dan beberapa orang dengan bea cukai membuat Dokter Tirta ketakutan untuk ke Jepang.

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 21 Maret 2023, 20:56 WIB
Selebgram Dokter Tirta jadi takut ke Jepang karena kisah tak menyenangkan Fatimah Zahratunnisa dengan petugas bea cukai. (Foto: Dok. Instagram @dr.tirta)

Liputan6.com, Jakarta Pengalaman Fatimah Zahratunnisa, seorang gadis yang tengah viral setelah ia mengaku dapat tagihan Rp4 juta dari Bea Cukai karena membawa piala dari ajang pencarian bakat di Jepang, membuat sejumlah figur publik merasa cemas. Nama Fatimah Zahratunnisa pun kini tengah viral.

Salah satu sosok figur publik yang menyorot hal tersebut adalah Dokter Tirta. Melihat pengalaman Fatimah Zahratunnisa ditagih oleh pihak Bea Cukai setelah menang kontes bernama I Can Sing in Japanese pada 2015 itu, rupanya membuat Dokter Tirta berpikir dua kali alias ragu-ragu untuk ke Jepang.

Disampaikan oleh Dokter Tirta dalam sebuah kicauan di Twitter, dirinya mengaku berencana untuk ke Jepang pada Oktober 2023 mendatang untuk menghadiri sebuah acara. Namun, kejadian yang dialami Fatimah dan beberapa orang membuat Dokter Tirta ketakutan.

Awalnya, Dokter Tirta me-retweet curahan hati Fatimah Zahratunnisa di Twitter serta beberapa kicauan dari akun resmi Bea Cukai RI yang meminta maaf kepada Fatimah. Lalu, Dokter Tirta pun membaca kicauan lain dari netizen yang mengalami nasib serupa.


Curahan Hati Netizen tentang Bea Cukai Bikin Dokter Tirta Takut ke Jepang

Dalam unggahan netizen pemilik akun @nov***, ia menngaku diminta biaya bea cukai karena setelah mendapatkan barang gratis dari seorang seniman di Amerika Serikat yang dikenalnya.

"Dikirimin artwork dari US secara GRATIS tapi sampe sini di minta bea masuk & PPN. Nentuinnya gimana coba kalo harga barang 0 alias gratis, ga ada bukti pula buat banding karena ya emang dikasih aja sama artist-nya 🥲 @beacukaiRI," tulis pemilik akun tersebut.

"Padahal oktober rencana mau pameran di jepang. (Bukn dagang) Jadi takut pas bawa balik produknya 🗿," tulis Dokter Tirta melalui akun Twitter @tirta_cipeng, Senin (20/3/2023) sambil me-retweet netizen surat tagihan dari pihak bea cukai yang diunggah netizen tersebut.

Namun begitu, seorang netizen mengirimkan lembar peraturan menteri keuangan tentang pembebasan bea masuk dan/atau cukai atas impor kembali barang yang telh diekspor. Cuitan ini pun disambut Dokter Tirta dan ia mengaku akan mempelajarinya lebih lanjut.

 


Bea Cukai Makin Disorot Setelah Kisah Fatimah Zahratunnisa Mencuat

Fatimah Zahratunnisa. (Sumber: Instagram/icazahra)

Sebelumnya, Ditjen Bea dan Cukai makin menjadi sorotan setelah pejabat bea cukai sempat memamerkan gaya hidup mewah hingga menjadi kontroversi. Tak lama kemudian, beredar curahan hati seorang perempuan yang mengaku pernah dipajaki bea cukai untuk piala lomba pencarian bakat yang diikutinya di Jepang.

Lanjut Baca:

Hal tersebut diungkap oleh Fatimah Zahratunnisa yang mengikuti ajang pencarian bakat asal Jepang I Can Sing in Japanese pada 2015 silam. Ia yang menjadi pemenang dan mengalahkan sebelas peserta dari negara lainnya. Namun, ia mengaku mendapati tagihan pajak sebesar Rp 4 juta dari Bea Cukai saat hendak mengirimkan pialanya ke Indonesia. "2015 menang acara nyanyi di TV Jepang, pialanya dikirim ke Indo karena gede banget buat dibawa di pesawat. Ditagih pajak 4 juta. Padahal hadiah lombanya gak ada hadiah uang cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok," tulis Fatimah melalui unggahan di akun Twitter pribadinya @zahratunnisaf, dikutip Selasa (21/3/2023).  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya